
Photo
JawaPos.com- Selepas perayaan pergantian tahun dini hari kemarin (1/1), puluhan pemuda berkelahi di Perumahan Suko Asri, Suko, Sukodono, Sidoarjo. Diduga, mereka adalah dua geng motor yang berbeda. Perkelahian terjadi karena salah seorang anggota geng motor mabuk.
Suga Waluyo, warga sekitar, mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi 15 menit selepas pergantian tahun. Banyak warga yang melihat gerombolan orang bermotor saling tunjuk dan berkelahi. ’’Datang dari arah Kecamatan Taman sana gerombolannya itu,’’ ungkap pria 40 tahun itu.
Setidaknya ada 20 orang dengan menggunakan 10 motor yang terlibat dalam kejadian tersebut. ’’Begitu datang, warkop di sini langsung tutup, takut kena imbas,’’ ujarnya. Saat kejadian tersebut, warga tidak melihat adanya senjata tajam yang digunakan dalam perkelahian dua kelompok itu.
’’Sempat dilerai warga, tapi nggak mau. Terus berkelahi gitu. Untung, yang melerai nggak kena pukul,’’ katanya.
Menurut Suga, lokasi di sekitar Jalan Raya Sukolegok memang sering digunakan tawuran oleh beberapa pemuda saat akhir tahun. ’’Tahun lalu pernah ada di sini sampai luka, alhamdulillah yang ini enggak,’’ ucapnya.
Kapolsek Sukodono AKP Supriyana membenarkan adanya kejadian tersebut. ’’Benar. Bukan tawuran, melainkan perkelahian dua kelompok orang mabuk,’’ ujarnya.
Diketahui, mulanya dua kelompok tersebut ribut di Taman Pondok Jati, Taman. Kemudian, aksi kejar-kejaran dua kelompok itu berlangsung melewati Jalan Raya Sukolegok hingga sampai depan Perumahan Suko Asri. Di sana, dua kelompok pemotor dengan usia sekitar 17 hingga 19 tahun itu berkelahi.
Supriayana mengatakan, setelah sampai perumahan tersebut, barulah laporan warga masuk ke polsek. Pukul 00.45 Supriyana turun langsung bersama beberapa bawahannya untuk melerai puluhan pemuda yang bertengkar itu. ’’Gerombolan tersebut langsung kami bubarkan,’’ jelasnya.
Perwira polisi berpangkat balok kuning tiga itu mengungkapkan bahwa tidak ada pelaku yang ditangkap. Untuk korban luka, hingga pagi tadi pihaknya tidak mendapatkan laporan apa pun. ’’Tidak ada kerugian materiil ataupun korban luka-luka dan memang kami langsung bubarkan mereka,’’ tuturnya.
Tepat pukul 01.00 atau lima belas menit setelah dibubarkan, kondisi TKP kembali kondusif. Kapolsek juga memerintah seorang petugas untuk melakukan pengawasan di lokasi tersebut. ’’Syukur hingga pagi tadi situasi kondusif dan tidak ada lagi kejadian serupa,’’ ungkapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
