
Tangkapan layar bukti rekaman CCTV yang diamankan Polrestabes Suraba. (Arsip Polrestabes)
JawaPos.com - Pada Sabtu (27/1) sekitar pukul 18.00 WIB, dilaporkan terjadi perampokan di sebuah kantor di Jalan Kendangsari, Surabaya. Informasi yang diterima menyebutkan bahwa pelaku perampokan mengenakan jas hujan berwarna hijau.
Saat melakukan tindakannya, pelaku tidak menyadari bahwa kejadian tersebut terekam oleh CCTV di kantor PT Krakatau Karya Abadi.
Dikutip dari Radar Surabaya (JawaPos Grup), kejadian tersebut telah dilaporkan kepada Satreskrim Polrestabes Surabaya. Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat bahwa pelaku menggunakan topeng dan jas hujan.
Pelaku memasuki kantor dan langsung menuju ke ruangan yang berisi brankas, yang sayangnya tidak terpantau oleh CCTV. Di situ, pelaku mengambil isi brankas tersebut.
Setelah mengambil barang-barang dari brankas, pelaku memasukkannya ke dalam tas yang dibawanya dan segera melarikan diri. Sebelum meninggalkan tempat kejadian, pelaku juga mematikan CCTV di ruangan tengah kantor.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono, menyatakan bahwa korban diperkirakan mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.
Kerugian yang amat besar tersebut dikarenakan isi brankas tersebut berupa emas batangan, terdiri dari tujuh buah mini gold dan empat keping emas dengan berat masing-masing 10 gram.
"Korban sudah melapor dan isi brankas tersebut emas batangan. Ada tujuh buah mini gold dan empat keping emas dengan berat masing-masing 10 gram,” tutur Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono, kemarin (22/2).
Selain barang berharga, pelaku juga berhasil mengambil voucher Indomaret senilai Rp 400 ribu, uang tunai sebesar Rp 534 ribu, serta satu laptop kantor.
Polisi telah berhasil mengamankan seorang tersangka, WH, yang merupakan warga Sedati, Sidoarjo.
Unit Resmob yang bertugas dalam penyelidikan kasus ini berhasil menemukan identitas pelaku dan menangkapnya di rumahnya. Selain itu, jas hujan yang digunakan pelaku saat beraksi juga berhasil diamankan.
Meskipun demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus ini. Polisi juga masih memeriksa kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini.
"Kami masih melakukan penyidikan pada terduga pelaku. Kami masih dalami lagi kemungkinan pelaku lain," tutur Hendro.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
