
Rumah penerima program Rutilahu yang didukung Jemaat Victory Community Church Surabaya. Istimewa
JawaPos.com–Jemaat Victory Community Church Surabaya mendukung program Dandan Omah atau Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang digagas Pemerintah Kota Surabaya.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat mengunjungi penerimaan manfaat, Selasa (27/12), mengapresiasi wujud keberagaman dan toleransi yang telah dicontohkan para jemaat Victory Community Church Surabaya tersebut.
”Alhamdulillah di sebelah saya adalah Pendeta Herman beliau dari Gereja Victory. Syukur Alhamdulillah ketika pemkot menggiatkan untuk membangun untuk rumah tidak layak huni ternyata semua elemen di Surabaya bergerak, (contohnya) ada Baznas lalu ada Gereja Victory,” kata Wali Kota Eri.
Tidak hanya rumah tinggal atau hunian yang dilakukan perbaikan, Victory Community Church Surabaya juga membantu perbaikan rumah ibadah umat muslim di Kota Surabaya. Menurut Wali Kota Eri melalui toleransi beragama, berbagai program dan kebijakan Pemkot Surabaya bisa segera dirasakan masyarakat.
”Saat melihat gerakan Pemkot Surabaya, beliau dengan seluruh jamaahnya mengumpulkan rezeki untuk ikut membantu membangun rumah tidak layak huni. Ini bukan rumah pertama yang dibangun, sudah berulang kali beliau membangun rumah, bahkan membantu tempat ibadah umat muslim, luar biasa. Inilah kekuatan toleransi, ini juga bukti bahwa Surabaya kota toleransi!” ujar Eri.
Dalam upaya mengentas kemiskinan, pengangguran, dan masalah apapun di Kota Surabaya, dia menegaskan, sudah saatnya Surabaya Bergerak melalui semua agama dan suku menjadi satu kekuatan besar. Yaitu, sesuai dengan pengamalan ideologi Pancasila dalam menjaga rasa kemanusiaan, kerukunan, serta guyub rukun.
Awal 2023, Wali Kota Eri berjanji untuk bertemu dan berkumpul bersama para pemuka agama dalam merumuskan upaya menyejahterakan seluruh masyarakat di Kota Pahlawan. Penyelesaian permasalahan tersebut akan merujuk pada data yang dimiliki Pemkot Surabaya.
”Sebetulnya secara bertahap kita sudah bertemu dengan semua agama, tapi di Januari 2023 kita akan berkumpul lagi semuanya. Kita berikan data, mau diapakan ini? disitu yang membuat kita sadar betul. Sebab, ini belum pernah dilakukan dimanapun,” terang Eri.
Sementara itu, Pastor Senior Victory Community Church Surabaya Herman Santoso menyampaikan mendukung berbagai program Pemkot Surabaya. Hingga saat ini telah dilakukan perbaikan pada 1 musala dan akan menyasar rumah ibadah umat muslim yang lainnya.
”Nanti ada lagi yang berikutnya. Untuk rumah (hunian) baru 7 dan tempat ibadah Kristen ada 31. Meskipun, usia gereja kita tahun depan baru 7 tahun, tetapi kita akan terus berkarya dan saling membantu memberkati kemajuan Kota Surabaya tercinta di bawah kepemimpinan Bapak Wali Kota Eri,” kata Pastor Herman.
Penerima manfaat, Edi Sunarno, menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Surabaya yang telah bekerja sama dengan Victory Community Church Surabaya. Melalui perbaikan rumah tak layak huni tersebut, kini keluarganya tidak lagi mengalami banjir. Perbaikan tersebut meliputi lantai, dinding, plafon, beserta kerangkanya, hingga area kamar mandi.
”Saya ucapkan terima kasih kepada Pemkot Surabaya yang telah bekerja sama dengan Gereja Victory,” ucap Edi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
