
Pemkot Surabaya sosialisasi menemui warga sebelum merelokasi warga Kampung 1001 Malam. Istimewa
JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera melakukan relokasi warga Kampung 1001 Malam, Jalan Lasem Barat, Dupak, Kecamatan Krembangan. Relokasi dilakukan agar warga di Kampung 1001 Malam dapat tinggal di tempat hunian yang lebih layak.
Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan, relokasi kepada 23 KK warga yang masih tinggal di Kampung 1001 Malam akan dimulai Senin (26/12). Relokasi itu merupakan kelanjutan dari giat yang telah dilaksanakan sebelumnya pada Senin (17/10).
”Berdasar data dari Dinas Sosial (Surabaya), ada 23 KK yang bersedia untuk pindah ke rusun. Jadi di sana nanti kita membantu warga itu untuk melakukan relokasi pindah ke Rusunawa Sumur Welut,” kata Eddy Christijanto, Minggu (25/10).
Eddy menyatakan, pihaknya juga menerjunkan armada truk untuk membantu warga mengangkut barang-barang mereka menuju tempat relokasi di Rusunawa Sumur Welut. Sebelum relokasi, Pemkot Surabaya melakukan pendataan dan sosialisasi.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya Anna Fajriatin menyatakan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi telah menginstruksikan seluruh PD di lingkup pemkot untuk mengecek kembali apa saja kebutuhan warga Kampung 1001 Malam. ”Bapak Wali Kota mempunyai keinginan semua warganya bisa hidup dengan layak. Kemudian memerintahkan seluruh PD yang diawali Dinsos melakukan pendekatan, mengecek kembali kebutuhan warga itu seperti apa dan data detailnya warga,” kata Anna.
Dalam sosialisasi itu, Anna mengajak sejumlah warga eks Kampung 1001 Malam yang kini sudah tinggal di Rusun Sumur Welut Surabaya. Warga eks Kampung 1001 Malam mengakui bentuk perhatian yang diberikan pemkot itu nyata. Mereka mendapatkan rusun, pekerjaan yang layak, dan bahkan diuruskan seluruh kebutuhan seperti BPJS Kesehatan hingga administrasi kependudukan (adminduk).
Menurut dia, setelah melakukan sosialisasi, sejumlah warga di Kampung 1001 Malam sudah mulai melakukan pengepakan barang-barang. Relokasi itu dilakukan agar warga yang tinggal di Kampung 1001 Malam dapat hidup dengan lebih layak.
”Sekarang ini tinggal 86 KK. Dari 86 KK itu, sampai hari ini sudah ada 23 KK yang bersedia (direlokasi). Tapi kami masih optimistis mereka akan lebih banyak yang ikut (direlokasi) di gelombang selanjutnya,” jelas Anna.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
