Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Desember 2022 | 17.29 WIB

Seminggu Sekali Dibersihkan, Sungai Mangetan Tetap Penuh Sampah

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Kondisi Sungai Mangetan Kanal di Kecamatan Sukodono, tepatnya di pintu air Desa Bangsri, Sidoario. penuh dengan sampah dan enceng gondok. Padahal, seminggu sekali sudah dibersihkan.

Agus Waluyo, warga Sukodono, menyebut sungai kotor itu sudah menjadi pemandangan sehari-hari. Memang ada petugas yang membersihkan. Namun, dia juga heran mengapa selalu penuh kotoran lagi. ’’Pagi berangkat kerja selalu lewat situ. Seringnya banyak sampah, sampai menumpuk tertahan di pintu air,’’ jelasnya.

Kondisi itu menimbulkan pemandangan tidak nyaman. Apalagi jika sampah yang tersangkut besar. ’’Kadang juga bau. Karena ternyata bangkai ayam juga nyangkut,’’ ujar Agus. Dia berharap ada solusi jangka panjang penanganan sampai di titik itu. Menurutnya, tidak cukup jika hanya dibersihkan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Dwi Eko Saptono menyatakan, sungai itu rutin dibersihkan seminggu sekali. Bahkan, satu alat berat dan satu truk pengangkut sampah diletakkan di sekitar lokasi. Setiap kali sungai penuh, petugas membersihkannya. ’’Rata-rata seminggu sekali ada pembersihan dan pengerukan. Memang walaupun sudah dibersihkan, ada sampah lagi,’’ terangnya.

Menurut dia, sampah itu tidak hanya berasal dari warga sekitar, tetapi juga kiriman dari wilayah baratnya. Karena itu, saat ada pagar pembatas di sungai seperti di pintu air, sampah terhalang dan menumpuk di sana. Solusinya saat ini adalah pembersihan rutin seperti penempatan mobil backhoe dan truk di sana.

Kalaupun di pagar besi, sampahnya tetap ada. Hanya memudahkan pengambilan saja karena terkumpul di berbagai titik. ’’Itu tidak mengurangi sampah, hanya beda penanganan per titik,’’ katanya.

Dwi menyebutkan, pembersihan tidak hanya dilakukan di Bangsri, tapi juga di hulu sungainya. Jadi, sampah tidak sampai terbawa aliran sungai. Misalnya, kemarin (16/12). Pihaknya membersihkan Mangetan Kanal yang berada di Kecamatan Krian. ’’Pembersihan juga dilakukan di hulu sehingga sampah tidak terlarung dan tidak bikin kotor hilir,’’ papar Dwi.

Dia menuturkan, solusi jangka panjang hanya bisa dilakukan dengan mengurangi tingkat pencemaran air sungai. Seperti mengurangi pembuangan sampah di sungai. ’’Jadi, pengendalian pencemaran sungai perlu dikuatkan bersama instansi terkait lainnya,’’ ucapnya.

Dwi juga ingin masyarakat lebih sadar untuk tidak membuang sampah di sungai. Sebab, satu orang yang membuang sampah, dampaknya dirasakan semua.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore