Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 November 2022 | 23.01 WIB

Habib Syech Sebut Bersalawat Cara Tepat Bersyukur di Hari Pahlawan

Habib Syech dan Wali Kota Surabaya Eri Cahaydi di acara bersalawat memperingati Hari Pahlawan di Tugu Pahlawan, Kota Surabaya, Kamis (10/11) malam. Diskominfo Surabaya/Antara - Image

Habib Syech dan Wali Kota Surabaya Eri Cahaydi di acara bersalawat memperingati Hari Pahlawan di Tugu Pahlawan, Kota Surabaya, Kamis (10/11) malam. Diskominfo Surabaya/Antara

JawaPos.com–Salah satu pemuka agama asal Surakarta Al Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf atau sering disapa Habib Syech menyatakan bersalawat merupakan satu cara yang tepat untuk bersyukur dalam memperingati Hari Pahlawan.

”Inilah cara yang tepat untuk bersyukur, jadi acara-acara seperti 17 Agustus, Hari Pahlawan, atau apapun itu, kalau bisa diperingati dengan cara bersalawat. Insya Allah lebih selamat daripada dengan cara-cara yang tidak tepat,” kata Habib Syech seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Jumat (11/11).

Pemkot Surabaya menggelar bersalawat bersama Habib Syech dalam rangka memperingati Hari Pahlawan di Tugu Pahlawan, Kota Surabaya, pada Kamis (10/11) malam. Ribuan Syekhermania hadir di sisi timur Tugu Pahlawan mengikuti Surabaya Bersalawat bersama Habib Syech. Mereka bersalawat bersama sembari mengibarkan bendera Syekhermania.

Syekhermania adalah kumpulan komunitas pencinta salawat Al Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Pengikut komunitas Syekhermania itu diperkirakan mencapai jutaan orang di Indonesia. Kali ini, Syekhermania bersalawat di Tugu Pahlawan untuk memperingati Hari Pahlawan 10 November.

Habib Syech menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang telah memprakarsai acara Surabaya Bersalawat itu. Dia mengatakan, sudah sejak Rabu (9/11) malam berada di Kota Surabaya karena menghadiri Kenjeran Bersalawat.

Menurut dia, ketika berada di Kota Surabaya dan Jawa Timur, dia merasa berada di rumah sendiri, karena tidak ada perbedaan antara pemimpin dan rakyat.

”Tidak ada perbedaan, semuanya menjadi satu dan sama, dan inilah yang perlu ditiru dari Surabaya. Makanya, Insya Allah setiap 10 November, akan kami adakan acara semacam ini di tempat ini,” kata Habib Syech.

Habib Syech menambahkan, memperingati Hari Pahlawan dengan cara pahlawan. ”Jadi mengingat Hari Pahlawan dengan pahlawannya pahlawan, yaitu Nabi Muhammad SAW,” ucap Habib Syech.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersyukur karena Kota Surabaya menyambut Hari Pahlawan 10 November dengan menggelar Surabaya Bersalawat bersama Habib Syech. Sejak pertempuran 10 November, Surabaya tidak bisa dilepaskan dari kata santri, tidak bisa dilepaskan dari kota yang sejahtera karena selalu digemakan ahlussunnah wal jamaah di seluruh Kota Surabaya.

”Maka dengan semangat para pahlawan dan doa kita semua, semoga Surabaya menjadi kota yang toyyibatun warobbun ghafur. Semoga dengan salawat yang kita kumandangkan, rahmat gusti Allah akan turun ke Kota Surabaya,” kata Eri.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang turut hadir dalam acara itu juga menyampaikan bahwa acara itu digelar di Tugu Pahlawan yang merupakan tempat perjuangan para ulama dan pejuang pada saat pertempuran 10 November 1945.

”Semoga semangat perjuangan dan pertempuran itu menjadikan penguat semangat dan mudah-mudahan seiring dengan rahmat dan rahimnya Allah SWT. Tadi Habib Syech dan Pak Wali Kota Surabaya sudah mencocokkan jadwal dan Insya Allah setiap 10 November beliau akan menjadwalkan salawat di tempat ini,” kata Khofifah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore