
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria (dua dari kiri ). (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria menegaskan bahwa semangat kepahlawanan tetap relevan di tengah arus transformasi digital yang pesat. Menurutnya, perjuangan di era modern harus berakar pada nilai-nilai luhur para pahlawan yang diwujudkan melalui pengabdian, inovasi, dan kolaborasi.
“Para pahlawan berjuang bukan untuk dirinya sendiri, tetapi untuk kita, generasi yang bahkan belum mereka kenal. Mereka mengajarkan bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit, tetapi lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan,” ujar Wamen Nezar dalam keterangannya, Selasa (11/10).
Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk meneladani kesabaran para pahlawan dalam menempuh ilmu, menyusun strategi, serta membangun kekuatan bersama di tengah segala keterbatasan yang ada.
“Dari kesabaran itulah lahir kemenangan, karena mereka tahu bahwa kemerdekaan tidak diraih dengan tergesa-gesa, tetapi ditempa oleh waktu dan keikhlasan,” tandasnya.
Lebih lanjut, Wamen Nezar menilai bahwa di era kemajuan teknologi saat ini, kreativitas, riset, dan karya anak muda merupakan bentuk nyata perjuangan baru dalam menjaga kedaulatan bangsa di ruang digital.
“Di masa kini perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, mainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian,” tegasnya.
Ia menambahkan, semangat kepahlawanan masa kini tidak berhenti pada simbol-simbol peringatan, tetapi harus diwujudkan dalam tekad untuk menghadirkan kemajuan, kemandirian, dan manfaat bagi masyarakat luas.
“Setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan kembali ke rakyat, mengajar, membangun, menanam, dan melanjutkan pengabdian. Di situlah letak kehormatan sejati, bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan,” kata Wamen Nezar.
Sementara itu, peringatan Hari Pahlawan jatuh setiap tanggal 10 November sekaligus menjadi momentum untuk mengenang jasa para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.
Semangat kepahlawanan yang lahir dari keberanian, keikhlasan, dan persatuan menjadi dasar terbentuknya bangsa yang merdeka dan berdaulat. Nilai-nilai perjuangan itu tidak hanya relevan pada masa perang, tetapi juga menjadi inspirasi dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
