Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Februari 2024 | 14.19 WIB

Puluhan Petugas KPPS Dilarikan ke Puskesmas di Surabaya saat Pemilu 14 Februari

Kepala Dinas Kesehatan Nanik Sukristina. - Image

Kepala Dinas Kesehatan Nanik Sukristina.

JawaPos.com–Dinas Kesehatan Surabaya melaporkan sejumlah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) tumbang alias sakit saat pencoblosan Pemilu 2024 pada 14 Februari.

”Jumlahnya mencapai puluhan KPPS yang sakit di Surabaya,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Nanik Sukristina.

Dia menjelaskan, Dinkes Surabaya memerinci per puskesmas sesuai wilayah. Ada 63 puskesmas yang disiagakan selama pencoblosan berlangsung di Surabaya.

Dari 63 puskesmas di Surabaya itu, dia menjelaskan, tidak semua puskesmas menerima petugas KPPS yang sakit. Misalnya, Puskesmas Banyu Urip Surabaya. Saat pencoblosan, ada 1.204 KPPS. Dan, seluruh KPPS sehat tidak ada yang tumbang.

”Ada 43 orang KPPS yang sakit dan sempat mendapatkan penanganan medis di beberapa puskesmas di Surabaya,” terang Nanik.

Yang paling banyak, lanjut Nanik, Puskesmas Ketabang Surabaya. puskesmas itu menerima pasien dari KPPS. Jumlahnya mencapai 14 orang KPPS.

”Berdasar catatan, di Puskesmas Ketabang Surabaya paling banyak,” imbuh Nanik.

Dia menambahkan, keluhan yang dilaporkan pun beragam. Mulai dari kepala pusing, mual, hipertensi, asam lambung naik, hingga demam.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore