Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Februari 2024 | 01.02 WIB

Potensi Angin Kencang hingga Hujan Es saat Puncak Musim Hujan Bulan Ini, Berikut Wilayah yang Patut Diwaspadai di Jatim

WASPADA: PMG Madya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, Swasti Ayudia Priyatmayanti saat menunjukkan pergerakan angin. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO) - Image

WASPADA: PMG Madya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, Swasti Ayudia Priyatmayanti saat menunjukkan pergerakan angin. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)

JawaPos.com – Sebagian besar wilayah Provinsi Jawa Timur memasuki puncak musim hujan, tak terkecuali Sidoarjo. Hal itu disampaikan pengamat Meteorologi dan Geofisika Madya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, Swasti Ayudia Priyatmayanti.

Swasti menjelaskan masyarakat harus ekstra waspada, walau prediksi itu sudah terjadi di beberapa daerah di Jatim walau sebatas genangan. Dia menghimbau akan potensi banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es.

"Jadi BMKG Juanda memprediksi untuk bulan Februari ini memang terjadi peningkatan jumlah curah hujan," ucapnya saat ditemui di kantor observasi BMKG Juanda, Kamis (8/2).

Ayudia menjelaskan, curah hujan yang terjadi disebabkan karena kondisi muka laut yang lebih hangat, ditambah lembabnya atmosfer pada lapisan terendah dan tertinggi.

Selain itu, curah hujan juga terjadi akan adanya daerah konvergensi atau pertemuan masa udara.

Hal tersebut yang menyebabkan terbentuknya awan hujan, sehingga beberapa wilayah Jawa Timur terjadi hujan ringan dan lebat disertai angin kencang.

"Dari situ banyak kejadian banjir dan angin kencang, salah satunya dikarenakan adanya gelombang kelvin yang melintasi wilayah Jawa Timur dan itu akan mengakibatkan awan-awan hujan yang lebih masif," jelasnya.

Pada puncak musim penghujan ini, imbuhnya, pertumbuhan awan masih sangat masif. Salah satunya awan cumolonimbus, yakni awan yang berwarna abu-abu gelap.

Menurutnya, awan tersebut perlu diwaspadai. Sebab, dapat mengakibatkan datangnya cuaca ekstrem seperti hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir.

"Untuk Jawa Timur memang harus diwaspadai, terutama wilayah dengan kemiringan yang lebih tinggi, seperti wilayah pegunungan ataupun perbukitan yang sangat berpotensi terjadi bencana banjir bandang dan tanah longsor," bebernya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore