
Ilustrasi cuaca ekstrem panas dan dingin. (pngtree)
JawaPos.com - Perubahan suhu yang cukup ekstrem belakangan dirasakan masyarakat Surabaya. Udara terasa dingin pada malam hingga pagi hari, tetapi berangsur menjadi panas terik pada siang hari.
Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Juanda, Taufiq Hermawan, mengatakan kondisi tersebut merupakan fenomena ini yang dikenal sebagai bediding, yang umumnya terjadi saat memasuki musim kemarau.
“Biasanya suhu dan udara terasa sangat dingin mulai malam sampai pagi, kemudian siang hari mulai menghangat, bahkan sampai panas. Jadi ada perbedaan suhu harian yang cukup besar,” terang Taufiq, Rabu (3/6).
Fenomena bediding terjadi akibat pengaruh angin monsun timur yang bergerak dari Australia. Angin ini membawa massa udara dingin dan kering dari kawasan yang sedang mengalami musim dingin menuju Indonesia.
Menurut Taufiq, dampak monsun timur paling terasa di wilayah selatan Indonesia, termasuk Jawa Timur. Kondisi tersebut membuat suhu udara pada malam hingga pagi hari menjadi lebih rendah dibanding biasanya.
"(Ciri bediding) Langit cerah tanpa awan. Pada musim kemarau, awan sangat sedikit sehingga panas di permukaan bumi mudah lepas ke atmosfer pada malam hari melalui proses radiasi,” imbuhnya.
Kelembapan udara yang rendah juga menjadi faktor pendukung. Udara yang lebih kering mempercepat pelepasan panas ke atmosfer setelah matahari terbenam, sehingga udara terasa lebih dingin menjelang pagi.
Taufiq menyebut fenomena bediding paling kuat dirasakan di sejumlah kawasan pegunungan Jawa Timur. Beberapa di antaranya meliputi kawasan Gunung Bromo, Ranu Pani, Gunung Semeru, Kota Batu, serta Kawah Ijen.
Fenomena serupa berpotensi terjadi di daerah pegunungan lainnya, seperti wilayah Malang, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Bondowoso, dan Banyuwangi yang memiliki karakteristik geografis serta suhu udara relatif lebih rendah.
“BMKG Juanda pernah mencatat suhu di kawasan Gunung Bromo mendekati 5 derajat celcius saat puncak fenomena bediding. Pada kondisi tertentu, (di kawasan tersebut) bisa sampai muncul embun es,” terang Taufiq.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
