
Photo
JawaPos.com- Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) berdampak luas. Bukan hanya bahan pokok (bapok), tarif angkutan umum pun ikut naik. Sebagai solusinya, pemkot akan membuat aturan tentang tarif angkutan umum.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sudah meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya untuk segera menuntaskan aturan tarif angkutan. Yang paling penting, penentuan besarannya harus mengakomodasi masukan dari berbagai pihak agar tidak ada yang merasa dirugikan.
”Jangan ditentukan sendiri. Kami minta dishub ngomong dengan sopir. Penentuan ini harus dilakukan bersama,” ujarnya.
Pengaturan tarif dasar angkutan umum bertujuan melindungi konsumen. Perubahan ongkos harus disesuaikan dengan kemampuan warga dan kondisi saat ini. ”Setelah mendapat usulan tarif, dishub mengkaji masukan tersebut,” ucap Eri.
Besaran tarif angkutan umum di Surabaya diatur dalam Perwali 76/2014. Sejak diberlakukan hingga kini, aturan itu belum diubah. Nah, naiknya harga BBM menjadi momen tepat bagi pemkot merevisi regulasi itu. Pengelola angkutan umum pun bisa menyesuaikan kebutuhan operasionalnya.
Kabid Angkutan Dishub Surabaya Sunoto menyampaikan, perubahan perwali tarif dasar angkutan umum masih dibahas. Dia optimistis tak lama lagi aturan itu rampung dan disahkan. ”Kami upayakan selesai akhir September,” ujarnya.
Dishub menampung sejumlah usulan perubahan tarif angkutan umum. Bila dibandingkan tarif awal, kenaikannya mencapai 60 persen. Yakni, dari Rp 4.000 menjadi Rp 6.500. Hitungan itu berlaku untuk jarak maksimal hingga 15 kilometer.
”Ini kenaikan dan usulan pertama sejak 2014. Mereka minta kenaikan sebesar Rp 2.500 sesuai dengan perubahan harga BBM,” ucap Sunoto.
Saat ini angkutan umum di Surabaya masih memakai tarif lama. Tarifnya bakal berubah setelah ada instruksi dari pemerintah. ”Masih pasang tarif lama. Kalau ndisiki mundak, disemprit nggak kerjo malihan,” kata Joko, salah seorang sopir angkutan umum.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
