Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Februari 2024 | 16.43 WIB

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Dampingi Menteri ATR/BPN Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf di Ponpes An Najiyah Sidosermo

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendampingi Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto serahkan 11 sertifikat tanah wakaf di Pondok Pesantren An Najiyah Sidosermo, Surabaya, Rabu (31/1). - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendampingi Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto serahkan 11 sertifikat tanah wakaf di Pondok Pesantren An Najiyah Sidosermo, Surabaya, Rabu (31/1).

JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto menyerahkan sertifikat tanah wakaf di Pondok Pesantren An Najiyah Sidosermo, Surabaya, Rabu (31/1). Menteri Hadi Tjahjanto menyerahkan 11 sertifikat tanah wakaf.

”Saya menyerahkan sertifikat tanah wakaf sebanyak 11 sertifikat,” kata Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto.

Menurut dia, program sertifikat tanah wakaf itu sudah dilakukan di seluruh Indonesia. Bahkan, sampai saat ini yang sudah diselesaikan sebanyak 242 ribu.

”Yang paling banyak adalah di Jawa Timur, Surabaya, ada 10 ribu,” tegas Hadi.

Dia memastikan sertifikasi tanah wakaf itu akan terus dilakukan. Bahkan, dia juga memastikan sudah meminta seluruh jajaran ATR/BPN agar proaktif berkoordinasi untuk menyelesaikan tanah-tanah wakaf.

”Pada 2024, permasalahan tanah wakaf ini sudah harus selesai, tidak ada lagi,” kata Hadi.

Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto mengatakan, terus berkoordinasi dengan Kementerian Agama karena data wakaf berasal dari mereka. Kalau ada data diserahkan kepada ATR/BPN, dia memastikan akan langsung menyelesaikan.

”Jadi, sinergi antara Kementerian Agama dan Kementerian ATR/BPN sangat perlu. Kalau ada data lagi, kita selesaikan dan kita serahkan, karena selama ini justru kita sudah mendatangi tempat-tempat yang memang ada informasi tanah wakaf, dan langsung kita sertifikatkan,” terang Hadi.

Hadi juga meminta kepada Wali Kota Eri Cahyadi untuk segera melaporkan apabila masih ada tanah wakaf yang belum memiliki sertifikat. Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto memastikan siap membantu untuk menyelesaikan.

”Kalau ada permasalahan-permasalahan terkait dengan tanah wakaf, siap membantu. Sekarang kami serahkan tanah wakaf ini. Mohon dijaga dengan baik. Apabila masih ada tanah wakaf yang belum disertifikatkan segera dilaporkan untuk disertifikatkan. Anggota kami, staf kami akan jemput bola untuk membantu menyelesaikan,” tegas Hadi.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren An Najiyah Surabaya H Mas Muhammad Yusuf sangat bersyukur karena akhirnya tanah wakaf di pondoknya itu sudah mengantongi sertifikat tanah wakaf. Dia mengakui sudah lama menunggu sertifikat tanah wakaf itu.

”Jadi, tempat ini dulu adalah markas perang pada saat 10 November, makanya di sini 80 persen masyarakatnya veteran. Dari zaman kemerdekaan itu, kami terus menunggu dan alhamdulillah sekarang sudah keluar sertifikatnya. Kami mewakili kiai yang ada di sini menyampaikan terima kasih banyak,” tutur H Mas Muhammad Yusuf.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore