
Photo
JawaPos.com- Nyawa-nyawa yang terenggut di jalan raya terus bertambah. Kali ini, korbannya bocah SMP. Fahrezi Dewa, pelajar asal Jalan Kalibokor II, Surabaya, itu meregang nyawa setelah kecelakaan di Jalan Ngagel, Selasa (30/8), sekitar pukul 06.18 WIB.
Dewa tewas setelah motor Honda Vario nopol L 5010 EG yang dikendarainya oleng. Lalu, menabrak pembatas trotoar Jalan Ngagel. Padahal, karena masih berusia 16 tahun, seharusnya Dewa belum diizinkan untuk mengendarai sepeda motor. Kejadian ini mesti menjadi atensi bersama.
“Korban meninggal dunia di lokasi,” ujar Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya Iptu Suryadi seperti dikutip Jawa Pos Radar Surabaya.
Informasi yang dihimpun, korban hendak berangkat ke sekolahnya. Yakni, SMPN 48 yang beralamat di Jalan Bratang Wetan. Kecelakaan berawal saat korban yang duduk di kelas IX itu mengendarai motor dari arah utara ke selatan di Jalan Ngagel. Setibanya di lokasi, topi yang dikenakan korban mendadak lepas. Korban kehilangan konsentrasi berkendara.
Tidak lama kemudian, motor korban oleng ke kiri. Lalu, brakkk! Motor korban menabrak pembatas trotoar. “Kepalanya membentur cor-coran trotoar. Korban tidak memakai helm dan tanpa SIM. Sebelum kejadian topinya terlepas. Dugaan kurang konsentrasi dan hati-hati,” kata Iptu Suryadi.
Setelah menerima laporan, polisi dan jajaran terkait melakukan olah TKP dan identifikasi korban. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke RSUD dr Soetomo untuk keperluan visum et repertum. Adapun kendaraan korban diamankan Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya.
Dari catatan Jawa Pos Radar Surabaya, kecelakaan tunggal sepeda motor di Jalan Ngagel itu sudah sering terjadi. Belum lama ini, seorang pengendara Honda Beat nomor polisi W 6079 NAF juga mengalami kecelakaan serupa. Pengemudi dan penumpangnya meninggal dunia.
Menurut sejumlah saksi, saat itu korban berboncengan melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan tinggi. Korban diduga kehilangan kendali lalu menabrak pohon di tepi Jalan Ngagel 173-175. Akibat kerasnya benturan, kedua korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
