Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Juli 2022 | 16.13 WIB

Kirim Tepung dari Gresik, Truk Trailer Hantam Dua Kendaraan di Gempol

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Sebuah truk trailer yang memuat tepung dari Gresik, Senin (18/7) terlibat kecelakaan maut di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Pasuruan. Tepatnya, di depan PT Satelit Sriti. Trailer yang dikemudikan Benny Esa Singgih, 31, asal Desa Kemantren, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, itu menabrak motor, mobil hingga warung.

Kecelakaan tersebut terbilang langka. Betapa tidak. Bukan bertabrakan frontal, serempetan atau karambol. Namun, truk trailer itu berjalan sendiri. Saat diparkir, sudah di-handrem oleh si pengemudi bersangkutan. Namun, bisa jadi rem blong hingga akhirnya kendaraan berat itu berjalan mundur. Lepas kendali.

Akibat insiden tersebut, satu orang tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Yaitu, Kuspurwo Yulianto, 51, warga Dusun Mejasem, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan. Korban adalah pengendara motor Honda Beat bernopol S 2588 NBC.

Seperti diberitakan Jawa Pos Radar Bromo, kecelakaan berawal dari trailer wing boks muatan tepung dengan nopol N 9312 UF yang melaju dari arah utara ke selatan. Rencananya, truk dari Gresik yang disopiri Benny itu hendak kirim tepung ke pabrik di wilayah Pandaan.

Nah, sesampai di depan minimarket Alfamart di sisi timur jalan, sopir trailer menepikan kendaraannya. Lalu, parkir di tepi jalan. Benny kemudian turun. Dia masuk ke toko modern itu untuk ambil uang di ATM, sekaligus membeli beberapa barang.

Ketika mau bayar di kasir, Benny melongok ke luar. Melihat kendaraannya. Ternyata, trailer itu sudah tidak ada di tempat. Kaget. Pikirnya, trailer hilang. Di sisi lain, arus lalu lintas di jalan terlihat macet. Benny pun bergegas keluar Alfamart.

Begitu di luar minimarket, Benny makin terkejut. Trailernya sudah pindah posisi. Berada di timur jalan. Jarak dari tempat dia memarkir, sekitar 200 meter. Trailer itu terhenti dengan posisi miring. Menimpa sebuah warung.

’’Trailer jalan sendiri, mundur. Padahal, sudah saya handrem. Tapi, saat itu mesinnya masih hidup,” ucap Benny ditemui Jawa Por Radar Bromo di TKP.

Bukan hanya menimpa warung. Truk juga menghantam Suzuki Ertiga. Mobil nopol W 1748 RI itu dikemudikan Muhammad Ismail, 56, warga Desa Punggul, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. Selain itu, juga menabrak motor Honda Beat yang dikendarai Kuspurwo Yulianto. Korban langsung tewas di TKP. Motornya remuk. Masuk ke kolong setelah terseret trailer.

Laju trailer baru terhenti seusai menabrak warung di barat jalan. Warung itu milik Saifudin Sastro Kusumo, 47, warga Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol. Beruntung, saat kejadian warung sedang tutup.

“Mobil dan motor yang menjadi korban sama-sama melaju dari arah utara ke selatan. Keduanya menabrak trailer saat jalan mundur itu. Sampai masuk ke badan jalan,” kata Abdul Kadir, salah seorang saksi.

Tidak lama, petugas dari Unit Lantas Polsek Gempol tiba di TKP. Petugas juga mendatangkan ambulans dari RS Bhayangkara, Watukosek, untuk mengevakuasi pengendara motor yang meninggal dunia. Korban keluar darah dari hidung dan telinga. Selain itu, ada luka bengkak di bahu kanan dan lecet pada kaki kanan.

Adapun sopir Suzuki Ertiga serta satu orang penumpangnya selamat. Korban tidak mengalami luka. Hanya, bodi kendaraan yang penyok di beberapa bagian. Sore hari, evakuasi sudah tuntas. Traile ditarik dua kendaraan berat. Sebelumnya, sebagian muatan tepung itu dipindah ke kendaraan lain.

’’Pemicu laka dari trailer yang parkir di tepi jalan, tiba-tiba jalan mundur dan tertabrak mobil, motor dan menimpa warung. Sopir trailer kurang hati-hati atau lalai,” tegas Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Ipda Ahmad Khunaefi.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore