
Photo
JawaPos.com- Empat paket proyek banjir Ketintang, Surabaya, akan dikerjakan bersamaan. Lokasinya berada di beberapa titik. Dinas sumber daya air dan bina marga (DSDABM) menargetkan semua pengerjaan rampung pada akhir November. Dengan begitu, bisa difungsikan saat musim hujan mendatang.
Pemenang semua paket pengerjaan sudah ada. Tanda tangan kontrak pun sudah dilakukan vendor. Tepatnya sejak awal bulan ini. Hanya, pengerjaan di lapangan belum dilakukan. Sebab, beberapa material masih disiapkan.
Kepala Bidang Drainase DSDABM Surabaya Eko Juli menyatakan, empat paket pengerjaan itu tersebar di beberapa titik. Di antaranya, di Jalan Ketintang Madya, Jalan Ketintang Telkom, Jalan Karah, dan Kebonsari. ’’Pengerjaannya pembuatan saluran dan rumah pompa,’’ ucapnya kemarin (14/7) siang.
Dia menuturkan, ada rumah pompa yang dibangun di SWK Karah dan daerah Kebonsari. Tepatnya di belakang rusun. Rumah pompa yang berada di Karah nanti membuang aliran air dari kawasan Karah ke Kali Rolak. Dengan begitu, pembuangannya bisa cepat dan tidak membebani saluran air di Ketintang.
Pengerjaan rumah pompa Karah sepaket dengan box culvert. Eko menyatakan, box culvert dipasang di sepanjang jalan menuju SWK Karah. Saluran itu akan memecah jalan air. Tidak semuanya melewati saluran di Ketintang Madya. Sementara itu, rumah pompa baru di Kebonsari dibuat juga untuk mengurangi beban di saluran Ketintang Madya.
’’Aliran air sebelumnya dibuang melalui rumah pompa Wonorejo dan Prapen. Hal ini tentu sangat jauh dan butuh waktu lama. Sebab, jarak Ketintang dengan rumah pompa Wonorejo dan Prapen cukup jauh,’’ lanjutnya.
Sementara itu, dua paket pengerjaan lainnya adalah pembuatan crossing saluran baru. Yakni, Ketintang Madya dan Telkom. Tujuannya, memperbesar saluran dan membantu pelaluan air agar dibuang ke beberapa titik.
Eko menuturkan, semua pengerjaan tersebut ditargetkan rampung selama lima bulan. Dengan begitu, Desember semuanya sudah selesai. Pengerjaan di lapangan dijadwalkan minggu depan.
Proyek banjir itu diharapkan bisa menyelesaikan permasalahan genangan di kawasan Ketintang. Terlebih saat hujan turun deras. ’’Nanti kami lihat dan evaluasi dampak proyek ini dalam mengatasi genangan,’’ terangnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
