
Reni Astuti. Dok. JawaPos
JawaPos.com – Tiap tahun, penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Surabaya tak pernah absen menyisakan persoalan. Salah satunya adalah SMP swasta yang sampai saat ini kekurangan murid. Solusi untuk mengatasi persoalan itu pun belum ditemukan.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta Surabaya Timur Wiwik Wahyuningsih mengatakan, saat ini banyak laporan dari sekolah-sekolah swasta di Surabaya Timur yang masih sedikit pendaftar.
Itu terjadi hampir menyeluruh di SMP swasta. Tidak terkecuali di SMP swasta favorit.
Begitu juga dengan SMP 17 Agustus, sekolah yang dipimpin Wiwik. Saat ini baru 87 dari pagu 120 anak yang mendaftar. Bahkan, masih kata Wiwik, di SMP Dapena 1 targetnya 75 siswa, tapi pendaftarnya baru 7 anak. ’’Dapena itu menjadi sekolah favorit dulu. Lokasinya juga strategis,” tambahnya.
Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti menyayangkan sistem PPDB yang selalu mengulang permasalahan sama setiap tahun. Dia mendorong pemkot agar lebih tegas. Dinas pendidikan (dispendik) harus membuat surat peringatan tertulis kepada sekolah-sekolah. ’’Semua sekolah negeri sesuai jadwal tahapan PPDB selesai dan dilarang ada pemenuhan pagu lagi,” tuturnya.
Politikus PKS itu meminta dispendik untuk tegas memberikan sanksi kepada para kepala sekolah yang terbukti melanggar. Dia berharap mutu pendidikan tidak tergadaikan hanya karena siswa titipan. Reni meminta semangat nol putus sekolah terwujud di metropolis.
’’Tidak diterima di negeri, sekolah swasta mahal. Orang tua bingung tidak ada biaya, terus tidak lanjut sekolah, kasihan,” paparnya.
Dispendik mengklaim bahwa pihaknya aktif membantu sekolah swasta untuk berbenah. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas kompetensi guru. Sekretaris Dispendik Surabaya Ida Widayati mengatakan, pihaknya tak pernah membedakan antara sekolah swasta dan negeri.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
