
CEGAH PMK: Tim dokter hewan KBS melakukan penyuntikan vaksin kepada hewan berkuku dua koleksi Kebun Binatang Surabaya dengan cara ditulup. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)
JawaPos.com – Nurali Faisol harus fokus. Bidikannya tidak boleh meleset. Jarum suntik yang ditulupkannya wajib mengenai tubuh satwa. Proses vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) itu harus sesuai dengan standard operating procedure (SOP). Cara tersebut digunakan untuk meminimalkan risiko petugas.
Total ada sekitar 400 dosis vaksin PMK yang diterima Kebun Binatang Surabaya (KBS). Vaksin produk Prancis itu didapat dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya. Hanya, pelaksanaannya dilakukan oleh tim dokter KBS. Sebab, prosesnya butuh pengalaman dan keahlian khusus.
Tim dokter yang digawangi Nurali Faisol harus berlarian mengejar satwa yang akan divaksin. Mereka dituntut untuk konsentrasi penuh. Sebab, penyuntikannya dengan cara ditulup. ’’Kalau disuntik dengan cara biasa bisa bahaya,’’ ucap Faisol sembari membidik rusa.
Kepala departemen kesehatan hewan di KBS itu menuturkan, risikonya cukup besar. Apalagi satwa seperti banteng. Penyuntikan bisa gagal dan petugas terancam diseruduk. Selain itu, satwa jenis rusa memang susah untuk dipegang. ”Rusa mending memilih mati daripada dipegang orang,’’ ujarnya.
Meski begitu, pelaksanaan vaksinasi di KBS tetap harus dikebut. Sebab, vaksin yang sudah dibuka memiliki batas waktu penggunaan. Yakni, tidak boleh lebih dari 36 jam.
Total ada 400 satwa dari belasan spesies yang mendapat vaksin PMK. Faisol mengatakan, ada klasifikasi satwa yang mendapat vaksin PMK. Yaitu, hanya berkuku belah atau genap. Misalnya, rusa, banteng, anoa, gajah, dan beberapa jenis lainnya.
Dosis vaksin yang disuntikkan juga tidak sama. Disesuaikan dengan berat badan satwa. Kejelian petugas memang diuji. Sebab, membedakan satwa yang telah tervaksin tidak mudah. Apalagi jumlahnya banyak dan berada dalam satu kandang.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
