Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Juli 2022 | 05.05 WIB

Bangun Tower Kampus Vokasi di Gresik, Unair Butuh Rp 156 Miliar

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Pembukaan Rumah Vokasi program inovasi dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gresik digadang mampu menurunkan tingkat pengangguran terbuka (TPT). Universitas Airlangga pun merespons positif program Rumah Vokasi tersebut. Ke depan, Unair siap berkolaborasi apabila tower Fakultas Vokasi Unair sudah dibangun di Gresik.

Sebagaimana diketahui, TPT di Kabupaten Gresik masih tinggi. Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2021 angka TPT di Kota Pudak mencapai 8 persen. Angka itu jauh lebih tinggi daripada rata-rata Jatim yang hanya 5,74 persen. Pada 2019, Gresik pernah mencatatkan TPT terbaik, yakni hanya 5,54 persen.

Berbagai upaya dilakukan untuk mengurangi TPT. Selain Rumah Vokasi milik Kadin yang telah dibuka pada Jumat (24/6) lalu , jauh sebelumnya Unair sudah berencana memindahkan Fakultas Vokasi di Surabaya ke Gresik. Rencana itu pun hingga kini terus berlanjut. Apabila lancar, tower Fakultas Vokasi itu akan dibangun pada 2023.

Dekan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga Prof Anwar Ma’ruf mengatakan, pihaknya mengapresiasi kehadiran Rumah Vokasi Kadin itu. Pihaknya memastikan, ke depan siap untuk bersinergi. ’’Kemarin sudah bertemu dengan Pak Bupati. Insya Allah, tahun depan tower kampus vokasi Unair dibangun,’’ ucapnya.

Sebelumnya, saat membuka Rumah Vokasi Kadin, Gubernur Khofifah Indar Parawansa juga sangat mendukung agar Unair memindahkan fakultas vokasinya ke Gresik. Bahkan, Pemprov Jatim bersedia menghibahkan lahannya apabila Unair membutuhkan lahan untuk membangun tower tersebut.

’’Kami sangat berterima kasih apabila provinsi memberikan lahannya untuk vokasi. Sejauh ini, lahan yang rencananya digunakan untuk tower tersebut sedang proses penerbitan sertifikat. Tinggal tanda tangan,’’ imbuhnya.

Bupati Fandi Akhmad Yani pun mendukung rencana besar Unair itu. Bahkan, telah menghibahkan lahan seluas 3 hektare. Lokasinya di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo. Atau, sebelah timur gedung mapolres baru. Saat ini, gambar desain tower itu pun sudah final.

’’Mungkin, nanti sinerginya antara lain para mahasiswa vokasi kami bisa memanfaatkan pembinaan dan pelatihan di Rumah Vokasi. Begitu pula sebaliknya,” imbuh Anwar.

Untuk membangun tower Fakultas Vokasi Unair itu, Anwar menyebutkan, dibutuhkan anggaran Rp 156 miliar. Dengan anggaran tersebut, 19 prodi di vokasi saat ini bisa diboyong dari Surabaya ke Gresik. ’’Tidak tertutup kemungkinan nanti kami membuka prodi baru. Jika memang dibutuhkan (prodi baru, Red), itu bisa kami buka,” jelas Anwar.

Sejak 2019, Vokasi Unair mulai beroperasi di Gresik. Tepatnya di gedung Jalan dr Wahidin Sudirohusodo atau sebelah RSUD Ibnu Sina. Hanya, di gedung itu untuk kuliah beberapa prodi saja. Setelah tower dibangun, baru seluruh prodi berpindah ke Gresik.

Kehadiran Fakulitas Vokasi Unair itu diharapkan bisa mendukung kebutuhan SDM berkompeten. Terutama di bidang industrialisasi. Terlebih, saat ini telah berdiri Kawasan Ekonomi Khususu (KEK) JIIPE, Manyar.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore