
Photo
JawaPos.com- Pulau Bawean, Gresik, menyimpan potensi pariwasata yang terbilang istimewa. Ragam budaya dan alamnya. Terutama keindahan pantainya. Begitu jernih nan membiru. Berpadu bebukitan. Karena eksotika itu, sebagian wisatawan menyebut Bawean sebagai' ''cuilan surga'' tersembunyi.
Sayangnya, sejauh ini belum tereksplorasi dengan optimal. Salah satu di antara kendalanya adalah transportasi. Untuk menuju ke Pulau Bawean, sebetulnya sudah tersedia moda transportasi kapal laut dan pesawat terbang. Namun, harganya tidak cukup murah.
Kapal laut masih butuh waktu 3-4 jam untuk tiba di pulau berjarak sekitar 80 mil atau 127 km dari Pelabuhan Gresik itu. Harga tiket kapal motor berkisar antara Rp 170 ribu hingga Rp 220 ribu per orang sekali berangkat.
Dengan pesawat terbang, menuju ke Pulau Puteri—sebutan lain Bawean—lebih cepat. Dari Bandara Juanda, Surabaya, hanya sekitar 45 menit saja. Namun, seat (tempat duduk) pun terbatas. Maklum, pesawat kecil. Hanya berkapasita 12 seat. Sejauh ini, baru satu pesawat yang melayani. Yakni, Susi Air.
Kini, tarif Susi Air rute Surabaya–Bawean itupun naik dampak harga avtur naik. Kenaikan tarif pesawat terbang itu terhitung mulai Senin atau 13 Juni 2022. Ada tambahan Rp 100 ribu untuk semua rute dari dan ke Bawean.
Terdapat empat rute penerbangan dari dan menuju Bawean. Yakni, Sumenep–Bawean, Bawean–Sumenep, Madura; Surabaya–Bawean, dan Bawean–Surabaya. Maskapai Susi Air itu melayani penerbangan mulai Senin hingga Kamis. Jumat-Minggu tidak ada penerbangan.
Kepala Bandara Harun Thohir Bawean Tata Surya menyatakan, pihaknya baru saja menerima pemberitahuan resmi mengenai kenaikan tarif itu. Dari empat rute Bawean, semuanya memang ada kenaikan sebesar Rp 100 ribu. Rute Surabaya–Bawean, misalnya. Harga tiket lama Rp 355.750, tarif baru menjadi Rp 455.750. Kemudian, rute Bawean–Surabaya dari sebelumnya Rp 274.750 naik menjadi Rp 374.750.
’’Kenaikan harga tiket ini disebabkan naiknya bahan bakar avtur yang cukup tinggi. Hal ini juga sesuai siaran pers Kementerian Perhubungan Nomor: 95/SP/IV/BKIP/2022,’’ ujarnya.
Selama ini, lanjut dia, penerbangan rute Bawean memang cukup diminati. Maskapai berkapasitas 12 penumpang itu selalu full. Kalaupun sepi, okupansi penerbangan bisa mencapai 80–90 persen. ’’Namun, apabila penumpang membawa banyak muatan, jumlah orangnya dikurangi. Selama ini sering full,’’ tutupnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
