
Photo
JawaPos.com- Penantian panjang Awali Dian, 46, dan Eny, 39, kini terjawab sudah. Setelah menunggu lima tahun, pasangan suami istri (pasutri) itu mempunyai hunian baru di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) atau Flat Tambak Wedi 2, Surabaya.
Kemarin (30/5), bersama empat anaknya, mereka mulai menempati hunian yang dikelola Pemkot Surabaya tersebut. Dalam proses pindahan itu, Eny tak membawa banyak barang dan perabotan rumah tangga. Sebab, sebagian perabotan telah tersedia. Mulai dua tempat tidur, lemari, kursi, dan meja makan. Semua perabotan disediakan pemerintah.
’’Nggak nyangka, ternyata unit sudah diisi perabotan. Lengkap lagi. Jadi, kami tinggal bawa baju, kompor, dan peralatan makan. Alhamdulillah,’’ ucap syukur Eny di depan unitnya di lantai 3 Flat Tambak Wedi 2.
Begitu juga yang dirasakan Tole dan Tia Selvian. Kemarin pasutri itu bersiap-siap pindahan. Beberapa pengecekan dilakukan seperti aliran listrik dan distribusi air PDAM. Semuanya berfungsi baik. Pasutri itu mengaku akan pindahan secepatnya. Kebetulan, hunian lamanya masih di Jalan Tambak Wedi.
M. Jufri, pengelola Flat Tambak Wedi 2, menyatakan, Flat Tambak Wedi 2 terdiri atas 60 unit. Semuanya telah terisi. Pada tahap awal, baru 15 kepala keluarga (KK) yang telah pindahan. Penyerahan kunci dan proses pindahan berjalan secara bertahap.
Dengan demikian, proses pindahan bisa berjalan lebih lancar. ’’Sebanyak 60 unit terbagi menjadi 4 lantai. Lantai 1 dan 2 diperuntukkan penghuni berusia lanjut. Sedangkan lantai 3 dan 4 untuk penghuni berusia produktif dan masih sehat,’’ kata Jufri.
Pada waktu bersamaan, pihaknya mengebut penyelesaian beberapa fasilitas. Di antaranya, area parkir dan pengaspalan jalan. Saat ini pengerjaan tengah berjalan.
Selain itu, pemagaran harus segera dilakukan. Dengan begitu, akses keluar masuk penghuni ke flat hanya menggunakan satu pintu. Itu dilakukan untuk menghindari terjadinya aksi kriminalitas seperti pencurian sepeda motor, kerusakan gedung, dan vandalisme.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
