Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Mei 2022 | 23.26 WIB

Baru Boleh Jual Hewan Kurban 14 Hari Jelang Idul Adha

Ilustrasi petugas tengah memeriksa Sapi terkait merebaknya wabah Penyakut Mulut dan Kuku (PMK) di sejumlah wilayah. - Image

Ilustrasi petugas tengah memeriksa Sapi terkait merebaknya wabah Penyakut Mulut dan Kuku (PMK) di sejumlah wilayah.

JawaPos.com- Hari Raya Idul Adha tinggal hitunagn pekan. Diperkirakan jatuh pada Sabtu, 9 Juli mendatang. Namun, para pedagang ternak di Sidoarjo disarankan berjualan 14 hari sebelum Idul Kurban. Termasuk bagi para pedagang dadakan yang biasanya membuka lapak di pinggir jalan.

Kebijakan itu diambil tidak lain lantaran merebaknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Sidoarjo termasuk salah satu kabupaten/kota di Jatim yang terpapar PMK itu.

Kepala Bidang Produksi Peternakan Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo Tony Hartono mengatakan, lalu lintas hewan sedikit dilonggarkan menjelang Idul Adha. Untuk saat ini, pihaknya masih tetap membatasi lalu lintas ternak. Hewan tak boleh keluar atau masuk ke Sidoarjo, kecuali langsung dipotong di rumah pemotongan hewan.

’’Kalau sekarang takut kena virus PMK, disarankan jualan 14 hari sebelum hari H karena masa inkubasi virus PMK 14 hari. Kalau kondisi sekarang terlalu lama, bisa jadi hari H malah sakit kena PMK,’’ terang Tony.

Dia menjelaskan, sesuai edaran menteri pertanian, setiap pedagang yang berjualan harus mengajukan izin ke dinas. Ternak yang dijual harus punya surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dari daerah asal jika dikirim dari luar kota. Karena itu, 14 hari menjelang Idul Adha, pihaknya baru mengeluarkan SKKH bagi pedagang yang memeriksakan ternaknya.

Tony menambahkan, karena masih wabah PMK, bukan hanya SKKH yang harus dilengkapi peternak atau pedagang. Namun, mereka juga harus menyediakan kandang isolasi bagi hewan yang sakit dan tempat untuk menampung kotoran hewan. ’’Untuk sekarang, kami belum mengeluarkan SKKH,’’ katanya.

Tony menegaskan, saat ini pihaknya masih fokus antisipasi dan penyembuhan ternak yang sakit. Petugas juga gencar mendistribusikan vitamin, antibiotik, analgesik, antipiretik, disinfektan, dan spuit untuk pencegahan dan pengobatan.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore