Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Mei 2022 | 23.56 WIB

Cuaca Perairan Memburuk, Nelayan di Surabaya Takut Melaut

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Cuaca di perairan Surabaya sedang kurang baik. Gelombang tinggi serta angin kencang tengah terjadi. Akibatnya, para nelayan di pesisir Tambak Wedi memutuskan untuk tidak melaut. Jika dipaksakan, perahu bisa terbalik.

Ketua Paguyuban Nelayan Tambak Wedi Mustafa mengatakan, cuaca buruk mulai terasa sejak Minggu (22/5) malam, sekitar pukul 20.00. Air pasang serta hantaman gelombang terjadi di pesisir perairan Tambak Wedi. Ditambah lagi, kencangnya angin di tengah laut.

Kondisi tersebut membuat sebagian besar nelayan mengurungkan niat untuk melaut. Percuma dipaksakan. Bukan ikan atau rajungan yang didapat, justru bisa membahayakan diri sendiri. Perahu bisa rusak dan tenggelam akibat dihantam ombak.

”Tapi, masih ada (nelayan) yang nekat melaut. Sebab, mereka sudah telanjur menebarkan jaring di tengah. Dan sudah waktunya untuk didukung,’’ kata Mustafa kemarin (23/5).

Selain membahayakan, cuaca buruk memengaruhi hasil tangkapan. Yang biasanya bisa mendapatkan 15–20 kg rajungan, kali ini hanya separonya. Sebab, perahu tidak bisa dipaksakan berlayar ke tengah.

Hanya mengambil tangkapan di pinggiran. Itu pun derasnya arus serta ombak membuat jaring sulit untuk ditarik. Akhirnya, jaring ditarik dalam kondisi mesin perahu masih menyala.

”Sampai tadi siang (kemarin, Red) ombak masih besar. Tapi, mulai membaik. Namun, memilih tetap menahan diri melaut,’’ ucap dia. Mustafa menjelaskan, kondisi cuaca di laut sulit diprediksi. Kadang baik dan sekejap bisa berubah sebaliknya.

Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Adi Hermanto menjelaskan, perairan Jawa Timur, khususnya Surabaya, tengah dilanda angin streamline. Kecepatannya 15–30 knot dan ketinggian gelombang mencapai 1,25 meter. ’’Kondisi itu akan terjadi hingga 2–3 hari ke depan,’’ kata Adi.

Adi menjelaskan, kondisi di Selat Madura masih relatif kondusif. Kemarin (23/5) kondisinya berangsur membaik. Meski begitu, nelayan harus ekstrahati-hati jika ingin beraktivitas di laut.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore