Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 Mei 2022 | 04.20 WIB

Top 10 SMP Negeri di Gresik sesuai Hasil Rerata UN

DEMI ANAK: Orang tua mengisi berkas daftar ulang di SMPN 1 Gresik. (Nur fitriatus shalihah/Jawa Pos) - Image

DEMI ANAK: Orang tua mengisi berkas daftar ulang di SMPN 1 Gresik. (Nur fitriatus shalihah/Jawa Pos)

JawaPos.com- Masa penerimaan peserta didik baru (PPBD) tahun ajaran 2022-2023 dimulai. Tidak terkecuali di Gresik. Tentu, para orang tua berharap bisa mendapatkan sekolah terbaik untuk anak-anaknya. Nah, hasil nilai rata-rata ujian nasional (UN) SMPN di Gresik ini bisa menjadi salah satu pertimbangannya.

Namun, data nilai rerata UN itu diambil pada 2019. Sebab, dalam dua tahun terakhir,  UN telah ditiadakan dampak pandemi Covid-19. Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Mendikbud Nomor 1 Tahun 2021 tentang Peniadaan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan serta Pelaksanaan Ujian Sekolah dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19.

Adapun top 10 SMPN di Kabupaten Gresik berdasarkan nilai rata-rata UN 2019 yang datanya diambil dari puspendik.kemdikbud.go.id adalah sebagai berikut:


  1. SMPN 1 Gresik              88,44

  2. SMPN 3 Gresik              75,66

  3. SMPN 2 Gresik              71,36

  4. SMPN 1 Sidayu              71,15

  5. SMPN 1 Kebomas           71,04

  6. SMPN 1 Cerme               70,79

  7. SMPN 1 Manyar             67,84

  8. SMPN 1 Driyorejo          67,61

  9. SMPN 1 Bungah             65,30

  10. SMPN 1 Kedamean        65,16


Sementara itu, sebelumnya Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Dispendik) Pemkab Gresik Nur Maslichah mengatakan PPDB akan dibuka mulai bulan depan. Untuk seleksi tahap pertama, dinas pendidikan (dispendik) akan membuka jalur prestasi dan tahfid Alquran.

Pada pelaksanaan PPDB SMP, untuk jalur tahfid siswa-siswi lulusan SD/MI minimal hafal 3 juz Alquran. Apabila dalam uji petik hafalan oleh penguji nanti dinyatakan lolos, maka calon peserta didik baru bisa bebas memilih SMPN sesuai yang diinginkan.

Maslichah mengatakan, berdasarkan data PPDB tahun lalu, jumlah siswa yang ikut jalur tahfid terbilang lumayan. Yakni, ada sekitar 28 siswa. ‘’Karena itu, kami berharap pada tahun ini para siswa juga menggunakan kesempatan masuk ke SMPN dari jalur tersebut,” ujarnya.

Untuk jalur prestasi para siswa mulai sekaran diminta untuk mempersiapkan berkas sertifikat ataupun piagam yang didapat. Sebab, pihaknya akan melaksanakan tahapan verifikasi sertifikat atau piagam prestasi tersebut. Setiap sertifikat ada bobot nilainya. ’’Jalur prestasi ini memiliki bobot 30 persen dari total pagu. Jadi cukup besar,” ucap dia.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore