Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 April 2022 | 16.19 WIB

Surabaya Bersiasat Percepat Penyaluran BPNT dan BLT Minyak Goreng

Petugas memeriksa kesesuaian data penerima bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng di Kantor Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, Sabtu (16/4). Didik Suhartono/Antara - Image

Petugas memeriksa kesesuaian data penerima bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng di Kantor Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, Sabtu (16/4). Didik Suhartono/Antara

JawaPos.com–Dinas Sosial Kota Surabaya bersiasat mempercepat penyaluran bantuan pangan nontunai (BPNT) dan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng. Itu dilakukan supaya bisa tuntas sebelum Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Menurut Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya Anna Fajriatin, guna mempercepat penyaluran BLT dan BPNT, dinas menyerahkan data nama dan alamat penerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial ke camat dan lurah. Selanjutnya akan bergerak bersama untuk membantu percepatan penyaluran bantuan.

”Mereka (camat dan lurah) juga bergerak bersama-sama. Jadi, kami mengawal bersama dengan teman-teman PT Pos dan BNI untuk BPNT dan BLT,” kata Anna seperti dilansir dari Antara.

Selain itu, menurut dia, strategi jemput bola diterapkan untuk menyalurkan BPNT dan BLT minyak goreng kepada warga yang sudah lanjut usia atau sakit. Sehingga, mereka tidak bisa mendatangi tempat penyaluran bantuan.

”Kalau memang dia tidak bisa ambil datang, misal lansia, BNI atau PT Pos akan menuju ke rumahnya,” terang Anna.

Anna mengatakan, penerima BPNT dan BLT minyak goreng di Kota Surabaya total 85.328 keluarga. Selain itu, ada 56.372 keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (PKH).

”Untuk penyaluran BLT minyak goreng dan BPNT di Surabaya saat ini sudah mencapai 56,37 persen, sedangkan untuk PKH juga sudah mulai banyak yang tersalur, sudah hampir sama 50 persen,” ujar Anna.

Deputi Eksekutif Wakil Presiden Regional V PT Pos Indonesia Agus Aribowo sebelumnya mengatakan, BPNT dan BLT minyak goreng sudah disalurkan kepada 48.267 keluarga penerima manfaat atau sekitar 56,56 persen dari target.

”Itu data penerima bansos minyak goreng dan sembako/BPNT. Bansos (BPNT) sebulan Rp 200 ribu dibayarkan bersama (BLT) minyak goreng (tiga bulan) Rp 300 ribu. Jadi PT Pos menyalurkan per KPM itu Rp 500 ribu,” papar Agus.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore