Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 April 2022 | 17.00 WIB

Masuk PTN, Calon Mahasiswa Baru Wajib Miliki BPJS Kesehatan

Ilustrasi kartu BPJS Kesehatan - Image

Ilustrasi kartu BPJS Kesehatan

JawaPos.com- Sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di Surabaya kini telah menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Beberapa PTN tersebut menjadikan kepesertaan jaminan kesehatan nasional (JKN)-kartu Indonesia sehat (KIS) aktif sebagai syarat daftar ulang calon mahasiswa baru (camaba).

Salah satunya adalah Universitas Airlangga (Unair). Rektor Unair Prof Mohammad Nasih mengatakan, penerapan syarat daftar ulang camaba harus memiliki JKN-KIS aktif sejatinya sudah berlangsung sekitar 2–3 tahun terakhir. Sebab, kepesertaan JKN-KIS aktif menjadi program wajib pemerintah.

’’Ini bagian dari support kami (Unair) dalam menyukseskan program pemerintah,” katanya.

Jadi, camaba harus mempunyai JKN sebagai syarat daftar ulang. Jika ada yang belum memiliki JKN, mereka harus mengurus sendiri. Kecuali, mahasiswa yang kurang mampu atau pemegang kartu Indonesia pintar kuliah (KIP-K). ”Kalau mahasiswa kurang mampu, tentu tidak perlu karena bisa menunjukkan surat keterangan tidak mampu,” ujarnya.

Sebelum ada BPJS Kesehatan, lanjut dia, Unair juga pernah menerapkan syarat mahasiswa harus memiliki asuransi. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi ketika mahasiswa mengalami masalah kesehatannya selama kuliah di Unair.

’’Unair kan banyak mahasiswa dari luar kota. Kalau sakit di sini (Surabaya), tidak punya BPJS Kesehatan atau asuransi kan susah. Jadi, pertimbangannya lebih ke sana,” kata dia.

Sementara itu, mahasiswa pemegang KIP kuliah dapat menunjukkan kartu kurang mampu dan tetap mendapatkan pelayanan kesehatan. Selain itu, Unair memiliki rumah sakit pendidikan yang siap melayani ketika mahasiswa kesulitan mendapatkan layanan kesehatan dengan BPJS Kesehatan.

’’Ini bagian dari support Unair dalam menyukseskan program pemerintah sekaligus jaga-jaga ketika terjadi masalah kesehatan terhadap mahasiswanya. BPJS Kesehatan membantu mahasiswa,” ujarnya.

Rektor Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur Prof Akhmad Fauzi mengatakan, UPN Veteran Jawa Timur juga telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Seluruh dosen diwajibkan memiliki BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

Mahasiswa pun diupayakan memiliki BPJS Kesehatan. ”Kemarin kami mendata mahasiswa yang sudah terdaftar BPJS Kesehatan dan belum. Ada yang memang sudah terdaftar dari keluarganya,” katanya.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore