
Photo
JawaPos.com- Dua minggu pemerintah pusat telah memperpanjang PPKM Jawa-Bali. Perpanjangan itu bakal berakhir hari ini (4/4). Apakah diperpanjang lagi atau kebijakan PPKM akan berakhir pada Ramadan ini? Tunggu saja pengumuman resmi sore atau malam nanti.
Yang jelas, pada perpanjangan PPKM sebelumnya, sesuai Inmendagri Nomor 18 Tahun 2022, Kota Surabaya sudah berhasil kembali ke PPKM level 1. Sedangkan Sidoarjo dan Gresik yang masih dalam satu wilayah aglomerasi Surabaya, masih tertahan di level 2.
Sebetulnya, menilik jumlah kasus aktif, Surabaya masih tetap tertinggi di Jatim. Data per 3 April 2022, kasus aktif masih sebanyak 279 orang. Sedangkan kabupaten/kota lain di Jatim, sudah di bawah angka 100. Sidoarjo, misalnya, tinggal 67 orang dan Gresik 44 orang.
Yang membuat Surabaya bica cepat kembali ke PPKM level 1 salah satunya adalah capaian vaksinasi. Baik vaksinasi dosis lengkap untuk lansia maupun vaksinasi booster. Data dari dashboard Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 2 April 2022, capaian vaksinasi lansia dosis lengkap mencapai 93,04 persen.
Lantas, bagaimana dengan Sidoarjo? Hingga kemarin (3/4), data di dasbor capaian vaksinasi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) menunjukkan, hanya 59 persen lansia yang menerima vaksin dosis kedua atau lengkap. Angka itu kurang dari jumlah minimal untuk dapat berada level 1 PPKM.
”Jadi, data antara capaian sesungguhnya dan laporan di dasbor tidak sama. Ada perbedaan jumlah,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo drg Syaf Satriawarman SpPros.
Belum semua data vaksinasi di primary care (PCare) masuk ke dasbor capaian vaksinasi KPCPEN secara langsung. Akibatnya, ada perbedaan jumlah angka. Capaian di laporan KPCPN lebih sedikit daripada jumlah warga yang sudah divaksin.
Menurut Syaf, dinkes telah membuat surat terkait dengan ketidaksesuaian tersebut. ”Semoga data segera sesuai. Sudah banyak lansia yang mendapat vaksin kedua,” tutur Syaf.
Jika data vaksinasi lansia telah tepat dan memenuhi sasaran, Sidoarjo dapat kembali ke PPKM level 1. Sebab, semua indikasi lain untuk berada di level tersebut sudah terpenuhi. Salah satunya adalah kasus aktif yang makin sedikit dan terus mengalami penurunan setiap hari.
Selain itu, jumlah warga positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit minim. Termasuk angka kematian pasien yang rendah.
Bagaimana dengan Kabupaten Gresik? Tampaknya tidak jauh beda dengan Sidoarjo. Sejatinya, hampir semua indikator melandai. Yang masih rendah adalah cakupan vaksinasi dosis kedua untuk lansia. Data dari dasbor Kemenkes sampai 2 April, vaksinasi lengkap lansia baru mencapai 52 persen.
Selain Surabaya, kabupaten/kota di Jatim yang masuk dalam PPKM level 1 pada masa perpanjangan 22 Maret hingga 4 April 2022 adalah Kota Mojokerto, Kabupaten Tuban, Kabupaten Mojokerto, dan Kabupaten Lamongan.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
