Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 Januari 2024 | 04.33 WIB

Ribuan Orang Surabaya Bekerja karena Program Rumah Padat Karya Wali Kota Eri Cahyadi

 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ikut mencuci mobil di salah satu rumah padat karya di Manyar.

JawaPos.com–Pada 2023, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya gencarkan program padat karya. Alhasil, hingga akhir 2023, program padat karya melalui bantuan usaha atau wirausaha dan penyaluran bekerja sudah menyerap sebanyak 36.194 tenaga kerja.

Wali Kota Eri menjelaskan, untuk mengentas kemiskinan, gizi buruk, dan stunting, harus ada pekerjaan untuk warga, terutama warga miskin. Karena itu, sasaran utama program padat karya adalah warga miskin.

”Jadi, jumlah warga miskin itu terus berkurang. Bagaimana caranya? Pemkot Surabaya bersama DPRD Kota Surabaya dan stakeholder saling bersinergi untuk mengentas kemiskinan itu. Salah satunya melalui program padat karya,” kata Wali Kota Eri.

Hingga saat ini, sudah banyak jenis usaha melalui padat karya itu. Seperti usaha cuci mobil, laundri, menjahit, rumah produksi batik, kafe, sentra wisata kuliner, dan jenis usaha lain. Yang bekerja di padat karya itu warga miskin, mereka dilatih dan diberikan peralatan untuk menjalankan usaha itu, lalu akan dievaluasi secara berkala setiap bulan terkait pendapatan dan kendala yang dihadapi selama menjalankan usaha itu.

”Melalui program ini, sudah ribuan warga miskin yang bisa bekerja lagi,” kata Eri.

Selain itu, pemkot juga melakukan intervensi melalui penyaluran bekerja berupa penempatan tenaga kerja secara formal maupun informal. Beberapa bentuk penyaluran bekerja itu adalah penyaluran bekerja pada perangkat daerah Pemkot Surabaya untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi perangkat daerah.

Selain itu, penyaluran bekerja hasil komitmen kemitraan yang dijalin perangkat daerah dengan perusahaan di Surabaya. Kemudian, penyaluran bekerja sesuai peluang kerja di masing-masing wilayah domisili keluarga miskin. Seperti menjadi petugas air isi ulang, jasa asisten rumah tangga, baby sitter, pengantar paket, dan sebagainya.

”Jadi, jumlah intervensi padat karya melalui bantuan usaha dan penyaluran bekerja selama 2023 sebanyak 36.194 tenaga kerja,” tegas Eri.

Wali Kota menegaskan, tahun ini, program padat karya akan terus dilanjutkan. Banyak hal yang bisa digenjot untuk padat karya tahun ini. Salah satunya kebutuhan daging di perhotelan.

”Jadi, nanti yang suplai daging di hotel-hotel itu ya pemkot melalui program padat karya. Makanya, warga miskin nanti harus siap bekerja yang seperti ini. Bisa pula pemuda mencetak map-map pemkot dan bisa juga bikin usaha sablon, insya Allah itulah yang akan terus kita lakukan pada 2024,” ucap Eri.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore