Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 Januari 2024 | 02.54 WIB

Dispendik Surabaya Matangkan Konsep Penerimaan Anak Berkebutuhan Khusus

Persiapan  -  Seorang anak berkubutuhan khusus mengikuti asesmen Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 di kantor UPT Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Insklusif Solo, Jawa Tengah, Rabu (13/5). Ujian asesmen tersebut diikuti 90 anak berkeb - Image

Persiapan - Seorang anak berkubutuhan khusus mengikuti asesmen Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 di kantor UPT Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Insklusif Solo, Jawa Tengah, Rabu (13/5). Ujian asesmen tersebut diikuti 90 anak berkeb

JawaPos.com–Pemkot Surabaya memastikan dan menjamin seluruh anak di Kota Pahlawan mendapatkan pendidikan yang layak dan semua harus mengenyam Pendidikan. Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya meminta seluruh SD dan SMP menerima anak berkebutuhan khusus (ABK).

Kepala Dispendik Yusuf Masruh mengatakan, saat ini, masih belum bisa membeberkan konsep atau skemanya. Sebab, skema atau konsep untuk ABK di SD dan SMP masih dimatangkan.

”Semua sekolah harapannya siap. Untuk persentasenya berapa tidak ada,” tegas Yusuf di Balai Kota Surabaya.

Siswa ABK yang diterima di sekolah negeri merupakan peserta didik dengan kategori ringan. Sedangkan siswa ABK kategori lain tetap bisa bersekolah di sekolah luar biasa (SLB).

Di jenjang SMP yang hanya memiliki guru mata pelajaran, Yusuf menerangkan, sebagai solusi, pendamping siswa ABK akan dibantu guru mata pelajaran PPKn dan bahasa.

”Kami minta tolong untuk pelatihan dan pendampingan masalah psikologi anak,” terang Yusuf.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore