
Polisi menggiring tersangka Arnold di kasus miras hotel Vasa di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (5/1).
JawaPos.com - Kasus meninggalnya tiga personel band usai meminum minuman keras di Cruz Lounge Bar Vasa Hotel Surabaya mulai menemui titik terang. Setelah dua pekan pasca kejadian, polisi akhirnya menetapkan bartender bernama Arnold, 27, warga Kedurus, Surabaya, sebagai tersangka kasus meninggalnya tiga personel band tersebut.
Bartender tersebut diduga sengaja mencampur metanol dalam cocktail yang diminum para korban di Cruz Lounge Bar Vasa Hotel Surabaya, Jumat (22/12). Tiga personel band tersebut yakni R pemain sexophone, WAR pemain drum, dan IP sebagai sound engineering meninggal dunia usai menenggak minuman keras (miras) di Cruz Lounge Bar Vasa Hotel, Surabaya.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce mengungkapkan, pihaknya menetapkan Arnold, 27, warga Kedurus, Surabaya, sebagai tersangka kasus meninggalnya tiga personel band di lounge hotel bintang lima di kawasan Surabaya Barat itu. Kapolrestabes menjelaskan, korban meminum minuman jenis cocktail sebanyak sembilan carave 750 mililiter.
Sementera, bartender mencampurkan dua jenis minuman yaitu merek Bacardi dan Sky Vodka, serta satu jus cranberry dengan ditambahkan 100 mililiter cairan metanol pada setiap carave yang disuguhkan.
"Tersangka melayani pesanan tersebut secara under table dari korban," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (5/1), dilansir dari Radar Surabaya (Jawa Pos Group).
Kombes Pol Pasma mengatakan, cairan metanol tersebut ternyata dibeli oleh menajemen Cruz Lounge Bar Vasa Hotel Surabaya melalui online shop dengan nama Botanica Store. Kemudian setelah dikirim diserahkan ke karyawan lounge dan diberikan ke bartender.
"Saat ini pemilik toko kami lakukan pemeriksaan untuk mendalami kasus ini," ungkapnya.
Tersangka Arnold disangkakan dua pasal yaitu pasal 338 KUHP dan pasal 204 KUHP dan diancam hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara. "Mengenai motif dan keterlibatan lainnya masih dalam pendalaman lebih lanjut," ungkap Pasma.
Seperti diberitakan sebelumnya, Satreskrim Polrestabes Surabaya melakukan penyelidikan terkait dua orang pemain band yang meninggal dunia usai menenggak minuman keras (miras) di Crus Lounge Bar Vasa Hotel, Surabaya, Jumat (22/12) lalu. Dua pemain band itu R pemain sexophone dan WAR, warga Jalan Granting Barat, Surabaya, meninggal dunia diduga usai minum miras.
Sementara dua teman lainnya MR vokalis dan IP sound engineering masih dalam perawatan medis. IP yang sempat dirawat di RSU Dr Soetom kemudian dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (26/12).

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
