
Photo
JawaPos.com- Jumlah gedung serbaguna (GSG) di Kota Surabaya akan terus ditambah. Tahun ini pemkot bakal membangun dua bangunan di daerah Lontar dan Sukomanunggal. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 5,8 miliar untuk GSG di dua lokasi tersebut. Setiap lokasi diplot sekitar Rp 2,9 miliar.
Dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman serta pertanahan (DPRKPP) akan melakukan lelang pengerjaan proyek itu bulan ini.
Kepala Bidang Bangunan Gedung DPRKPP Pemkot Surabaya Iman Krestian Maharhandono menyatakan, anggaran tersebut dialokasikan berdasar permintaan warga. ’’Itu kelihatannya ada dua bangunan di satu lokasi. Yang jelas, di Lontar dan Sukomanunggal,’’ ujarnya.
Iman mengaku belum melihat detail desain bangunan yang bakal dibuat. Yang jelas, GSG tersebut hanya dibangun satu lantai. Sebagaimana gedung lain yang dibangun sebelumnya. ’’Satu lantai saja. Hanya, fasilitasnya nanti dilengkapi,’’ terangnya.
Secara terpisah, Camat Sukomanunggal La Koli menilai masyarakat memang masih membutuhkan fasilitas seperti gedung pertemuan. Sebab, masih banyak warga yang menutup jalan ketika ada hajatan sehingga mengganggu warga yang lain. Di satu sisi, tidak semua warga mampu menyewa gedung pertemuan yang dikelola swasta.
Karena itu, pihaknya sempat mengajukan adanya penambahan bangunan GSG di wilayah Sukomanunggal. Harapannya, gedung tersebut bisa dimanfaatkan warga yang ingin menggelar hajatan secara cuma-cuma.
’’Sukomanunggal ini kan luas, ya. Jadi, ada GSG, tetapi belum bisa dijangkau semua warga. Masyarakat biasanya memanfaatkan balai RW kalau cukup. Sering ndak cukupnya,’’ paparnya.
La Koli mencontohkan daerah Simo Kalangan. Daerah tersebut termasuk cukup padat. Namun, belum ada GSG yang dibangun di tempat itu. Warga yang hendak punya hajat pasti mengajukan izin berlapis. ’’Ya karena harus nutup jalan. Mau bagaimana lagi,’’ ucapnya.
Hal itu pula yang kerap terjadi di daerah Lontar, Kecamatan Sambikerep. Camat Sambikerep Ferdhie Ardiansyah juga menyatakan bahwa penambahan jumlah GSG akan sangat membantu warga. ’’Harapannya, tidak ada lagi orang yang menutup jalan kalau ada hajatan,’’ jelasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
