Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Desember 2023 | 01.19 WIB

Update Kondisi Terkini Para Korban Kebakaran Gudang Tiner Kalianak Surabaya 

Kebakaran gudang tinner di Surabaya pada Senin (18/12) malam. Enam orang luka-luka dan dilarikan ke RSUD Soetomo. - Image

Kebakaran gudang tinner di Surabaya pada Senin (18/12) malam. Enam orang luka-luka dan dilarikan ke RSUD Soetomo.


JawaPos.com
 - Insiden kebakaran di gudang tiner Jalan Kalianak Nomor 55 Madya 1 Blok XL, Surabaya pada Senin (18/12), menelan sejumlah korban.

Diketahui, enam orang yang mengalami luka bakar kini mendapat perawatan intensif di RSUD dr. Soetomo.

Empat dari enam korban tersebut, disebutkan harus menjalani operasi karena mengalami luka bakar yang cukup serius.

Salah satu dokter di RSUD Dr. Soetomo yang merawat korban, dr. M Hardian Basuki, Sp.OT(K) mengungkapkan, saat tiba di rumah sakit keenam korban memang sadar, namun dalam kondisi lemah.

Dua korban diantaranya mengalami gangguan pada saluran pernapasan, sehingga pihak rumah sakit langsung memberikan tindakan medis lanjutan.

"Rata-rata mereka dalam kondisi lemah. Dua orang ada gangguan pada saluran napas maka kami lakukan tindakan lanjutan," tutur dr. Hardian, Selasa (19/12) seperti dikutip dari Radar Surabaya.

Ia tidak merinci siapa nama pasien dan kondisi spesifiknya bagaimana, namun dr. Hardian menyebut untuk pasien berjenis kelamin laki-laki mengalami luka 60 persen, karena mengalami cedera inhalasi (gangguan pernapasan) serta luka bakar pada wajah, badan serta kaki.

Baca Juga: Kebakaran Hotel di Incheon Korea Selatan, 54 Orang Jadi Korban dan Dua Diantaranya Luka Parah

Karena luka bakar yang cukup parah, pihaknya sudah melakukan operasi pencicilan luka terhadap pasien terkait.

"Untuk yang wanita mengalami luka bakar 47 persen, ada di wajah, badan, kaki serta tangan, mengalami trauma juga, serta inhalasi," terangnya.

Ia melanjutkan ada empat pasien yang mengalami luka bakar serius dan harus dilakukan operasi. Kondisinya luka bakarnya bervariasi, yaitu 18 persen, 47 persen, hingga 60 persen.

"Luka bakar berat keempatnya sudah dilakukan operasi dan sekarang ada di ICU pasca operasi," tutur dr. Hardian.

Sedangkan dua orang korban meskipun mengalami luka bakar sedang dan dalam kondisi sadar, namun kondisinya cukup parah karena terkena pada saluran pernapasan.

"Dua orang ini untuk operasi nunggu perkembangan karena lukanya 4,5 persen dan 3,5 persen," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pasien dengan luka di atas 30 persen akan dilakukan pencucian luka beberapa kali agar tidak menimbulkan infeksi.

Ia juga menjelaskan luka bakar setiap korban kondisinya berbeda-beda, karena dilihat dari derajat kedalaman pada kulit.

"Semakin berat luka bakarnya maka proses penyembuhan akan semakin lama dan sulit. Nutrisi menjadi faktor lain penyembuhan. Komorbid sebelum luka bakar, contoh gula darah tinggi memengaruhi penyembuhan," jelasnya.

Baca Juga: Umi Pipik Ceritakan Peristiwa Kebakaran Rumahnya di 2013 Silam: Kayak Disangrai!

Dokter Hardian juga menyatakan pihaknya belum tentu melakukan penanaman kulit. Langkah tersebut akan ditempuh jika tidak ada infeksi luka.

"Kalau jaringan kulit tumbuh sendiri butuh waktu lama, perawatan lama. Infeksi tidak ada jaringan kulit tumbuh, nanti bisa percepat penanaman kulit," ujarnya.

Bagi korban yang memiliki luka bakar serius misalnya lebih dari 80 persen memiliki peluang kesembuhan relatif minim.

"Karena semakin luas luka bakar maka derajat berat semakin tinggi," imbuhnya.

Dari hasil pemeriksaan, ia menyimpulkan keseluruhan korban kebakaran gudang tiner mempunyai luka bakar yang mengenai seluruh lapisan kulit. "Nanti ada operasi penamaan kulit ketika tidak ada infeksi," jelas dr. Hardian.

Sementara itu, terkait kondisi korban dari petugas PMK atas nama Nugroho Siswanto dari Rayon 4 Poskotis Joyoboyo, dr. Hardian belum  mendapat kabar kondisi terkininya.

"Sementara yang saya dapat enam korban untuk penanganan lanjutan. Anggota pemadam belum dapat informasi tambahan," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, insiden kebakaran terjadi di PT Global Karya Utama Trans, sebuah gudang tiner Jalan Kalianak Nomor 55 Madya, Senin malam (18/12).

Sebanyak 30 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya baru. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 03.09.

Saat kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00, masih ada kegiatan di dalam gudang. Hal itu membuat enam orang menjadi korban, termasuk pemilik gudang dan istrinya yang mengalami luka bakar sekitar 80 persen.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore