Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Desember 2023 | 01.35 WIB

Jadi Ketua Dewan Pengurus Apeksi 2023-2025, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akan Kumpulkan Kelebihan Kota Seluruh Indonesia

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia periode 2023-2025. - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia periode 2023-2025.

JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2023-2025, dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Apeksi, di Kota Bogor, Jumat (15/12). Wali Kota Eri Cahyadi menyatakan siap melanjutkan program-program dari pengurus sebelumnya.

Bukan hanya melanjutkan program-program yang telah dijalankan pengurus sebelumnya, Wali Kota Eri juga siap memberikan terobosan baru untuk disinergikan dengan seluruh pemerintah kota. Salah satu program yang akan dijalankan adalah mengumpulkan kelebihan dari masing-masing kota di seluruh Indonesia.

”Saya ingin memberikan Apeksi untuk negeri. Jadi, semua kelebihan di setiap kota akan kita kumpulkan, untuk penanganan kemiskinan, penanganan stunting. Setiap kota kan punya aplikasi dan punya cara tersendiri, sehingga nanti aplikasi itu akan kita jadikan satu, kemudian diterapkan di semua kota,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Sabtu (16/12).

Wali Kota Eri menjelaskan, ketika seluruh aplikasi dari setiap kota di Indonesia digabung menjadi satu, penurunan kemiskinan hingga stunting akan berhasil secara sistematis di semua kota. ”Ketika Kota Surabaya berhasil menurunkan stunting, semua juga harus bisa menurunkan stunting dengan cara aplikasi dan cara yang sama,” jelas Eri.

Eri berkomitmen menyumbangkan aplikasi-aplikasi itu untuk kepentingan negara sebagai sarana untuk mengurangi kemiskinan, pengangguran, hingga kematian ibu dan anak. Selain itu, dia juga akan menjadikan kota-kota di Indonesia memiliki ciri khas berbeda antara satu dengan lainnya. Misalnya, dari segi desain kota, fasilitas, simbol, dan sebagainya.

”Kelebihan di kota itu apa? Sehingga kita akan kembangkan di kota itu. Maka dari itu, kita akan berdiskusi ke sana,” ujar Cak Eri.

Contoh seperti Kota Surabaya, Cak Eri menyampaikan, dalam waktu dekat akan mengumpulkan seluruh pentahelix dari perguruan tinggi dan tokoh masyarakat untuk memberikan usul terkait arah dan tujuan kota. Karakter dari sebuah kota tidak bisa ditentukan sendiri.

”Kita akan bahas, Surabaya mau menuju ke mana? Sebenarnya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sudah melakukan visi misi dan prioritasnya apa. Untuk menuju ke sana (kota yang berkarakter) kita harus tahu potensi diri kita sendiri, hari ini kan Surabaya menjadi kota jasa, jadi kita kembangkan, kalau ada investasi masuk harus kita kembangkan tenaga kerja kita, tetapi akan kita lakukan dahulu dengan perguruan tinggi,” papar Eri.

Eri berharap bisa memberikan manfaat. Baik dalam hal kebijakan, sumbangsih kegiatan, aplikasi yang akan digunakan, dan sebagainya.

Para wali kota yang tergabung dalam Apeksi memiliki banyak pengalaman di berbagai hal sehingga ke depannya bisa bersama-sama memberikan yang terbaik untuk Indonesia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore