Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Desember 2021 | 03.04 WIB

Musrenbangkel 2023, RW Usul Keranda dan Peralatan Mandi Jenazah

Anggota dewan Ayu Pertiwi Krishna (tengah) mengikuti Musrenbangkel 2023 di Kelurahan Embong Kaliasin,Kota Surabaya. Dimas Nur Apriyanto/JawaPos - Image

Anggota dewan Ayu Pertiwi Krishna (tengah) mengikuti Musrenbangkel 2023 di Kelurahan Embong Kaliasin,Kota Surabaya. Dimas Nur Apriyanto/JawaPos

JawaPos.com–Musyawarah Rencana Pembangunan Tingkat Kelurahan (Musrebangkel) 2023 digelar pekan ini. Salah satunya di Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng. Ada 12 RW yang hadir dalam musrenbangkel pada Jumat (10/12) sore.

Lurah Embong Kaliasin Andreas Suryawan mengatakan, kesimpulan pada rapat musrenbangkel yakni seluruh RW minta kebutuhannya disamaratakan. Prioritas kebutuhan antara lain kursi, laptop, dan scanner. Karena pemkot memfokuskan terhadap kemajuan informasi dan teknologi (IT). Dengan pemenuhan kebutuhan IT, para RW bisa membantu fokus pemkot.

Selain IT, ada kebutuhan lain yang juga disampaikan dalam forum. Yaitu, keranda plus peralatan mandi jenazah. Para pengurus RW menilai keduanya menjadi kebutuhan yang penting untuk diakomodir pemkot. Sebelumnya tidak ada bantuan keranda dan peralatan mandi jenazah dari pemkot.

”Selama ini warga swadaya,” kata Andreas.

Dalam standar satuan harga (SSH) pada 2023, keranda plus peralatan mandi jenazah dianggarkan dengan harga kisaran Rp 4 juta. Peserta musrenbangkel menilai angka tersebut kurang. Mereka berharap ada perubahan harga.

Anggota legislatif Ayu Pertiwi Krishna yang turut hadir mengatakan, akan berupaya menyampaikan ke badan anggaran (Banggar) dan pemkot terkait usulan perubahan SSH. Anggaran keranda dan peralatan mandi jenazah butuh ditambahkan. ”Karena berbicara kualitas, bukan kuantitas,” ujar Ayu.

Ketua Komisi A DPRD itu juga menyampaikan, minimal harga peralatan jenazah dan keranda sekitar Rp 10 juta. Supaya barang yang digunakan warga berkualitas dan bisa awet 5–10 tahun ke depan. Dia optimistis SSH keranda dan peralatan mandi jenazah bisa mendapatkan lampu hijau untuk ditambah.

Lantas, bagaimana dengan anggaran 2022? Ayu menyatakan, kebutuhan yang menggunakan APBD 2022 tinggal dijalankan. Sebab, APBD tahun depan telah digedok. Yakni, Rp 10,3 T. ”Kalau untuk kebaikan warga, pemkot pasti bersedia dan akan mengupayakan,” tambah Ayu, politikus Golkar itu.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore