
Ilustrasi warga berwisata di Jalan Tunjungan. Alfian Rizal/JawaPos
JawaPos.com–Penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 saat Natal dan tahun baru secara nasional dibatalkan. Namun Polrestabes Surabaya minta warga tetap menjaga protokol kesehatan.
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan minta warga tidak merayakan libur natal dan tahun baru (Nataru) secara berlebihan. Polri bersama TNI dan Pemkot Surabaya telah melakukan rapat koordinasi untuk mengawal kebijakan penerapan PPKM.
”Di Surabaya ada sekitar 60 gereja besar yang akan melakukan ibadah Natal baik secara virtual maupun hadir langusng di rumah ibadah,” tutur Kombespol Akhmad Yusep Gunawan pada Kamis (9/12).
Namun demikian, Yusep menegaskan, pihaknya bersama dewan gereja sudah menyepakati kuota jemaat yang datang. Jemaat yang datang melalui undangan barcode yang telah disediakan pihak gereja.
”Tempat duduk para jemaat juga disediakan sesuai dengan undangan yang diberikan pihak gereja,” jelas Yusep.
Yusep juga memastikan jalannya ibadah Natal umat Kristiani berlangsung aman dan lancar baik dari gangguan aksi teror maupun kemungkinan penularan virus Covid-19.
”Kami siapkan pengamanan secara berlapis. Baik di dalam dan di luar gereja. Antara keamanan ibadah dan kesehatan masyarakat harus berjalan seiring,” tutur Yusep.
Selain ibadah Natal, perayaan malam Tahun Baru 2022 juga bakal dipantau ketat petugas. Yusep menegaskan tidak akan memberikan izin keramaian kegiatan yang sifatnya mengumpulkan masyarakat banyak di sebuah lokasi.
”Tidak ada izin yang akan dikeluarkan kepolisian terkait kegiatan apapun di malam pergantian tahun. Kami juga akan melakukan patroli mengurai kemungkinan kerumunan masyarakat,” tegas Yusep.
”Bila pun ada kegiatan, sifatnya tidak masif, tidak bergeser dari satu kecamatan ke kecamatan lain. Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah kota dan TNI di tingkat desa atau kecamatan,” lanjut dia.
Yusep mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan saat malam pergantian tahun. ”Tetap jaga protokol kesehatan. Capaian vaksinasi kita sudah baik. Ekonomi juga mulai berjalan. Jangan sampai ada lonjakan kasus karena kelalaian. Capaian Surabaya level I ini tentu tidak bisa terwujud tanpa bantuan dari semua elemen terutama kesadaran masyarakat,” ucap Yusep.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
