
Photo
JawaPos.com- Pelajar SD Muhammadiyah Manyar (SDMM), Gresik, berhasil membuat alat pengukur oksigen dalam darah (Oksimeter) untuk penyandang tunanetra. Namanya, Oksibraille. Berkat karya tersebut, siswa SDMM menjuarai Kompetisi Sains Siswa Indonesia (Kopsi).
Adalah Adelia Shovia Putri dan Dania Azra Nazifa, siswi SDMM yang tampil mempresentasikan Oksibraille di hadapan dewan juri. Saat maju, kedua siswi kelas V SDMM itu mengaku sempat gugup. Namun, bersyukur karya itu akhirnya membuahkan hasil positif.
Adel pun menerangkan ide munculnya alat Oksibraille. Berawal dari masa pandemi, banyak warga yang terpapar Covid-19. Nah, penderita salah satunya memiliki ciri kadar oksigen yang rendah. Untuk mengetahuinya, diperlukan alat bernama pulse oximeter. Dengan alat itu, kadar oksigen seseorang bisa diketahui.
Namun, alat yang banyak beredar di pasar hanya memunculkan angka dalam layarnya. Dari sanalah, Adel memiliki ide agar oksimeter juga bisa digunakan untuk tunanetra. Adel dan satu timnya pun tergerak untuk menciptakan alat yang bisa mengeluarkan hasil kadar oksigen seseorang melalui suara.
Dania Azra Nazifa menambahkan, kesulitan dalam mencoba alatnya adalah saat mencari sampal penyandang tunanetra. ’’Susah-susah gampang karena harus uji coba ke tunanetra yang rumahnya jauh. Selain alatnya perlu dipelajari secara detail karena menggunakan arduino (semacam microkontroller),’’ ungkapnya.
Sementara itu, Ria Eka Lestari, pembina tim Oksibraille dari SDMM, menjelaskan, keunikan proses selama studi literatur. Guru IPA yang akrab dipanggil Tari itu harus membiasakan timnya dengan istilah-istilah seputar saturasi oksigen. ’’Selain itu, istilah-istilah Covid-19 dan juga perangkat arduino uno yang mereka rakit,’’ ungkapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
