
Suasana bunga Tabebuya di Taman Apsari Surabaya yang bermekaran menghiasi sepanjang jalan protokol tersebut, kemarin, Kamis (27/8/2020).FOTO:Dipta Wahyu/Jawa Pos
JawaPos.com- Selama belum beroperasinya Kebun Bibit Wonorejo, dinas kebersihan dan ruang terbuka hijau (DKRTH) Surabaya terus melakukan perawatan dan pembibitan tanaman. Hingga kini, ribuan jenis tanaman sudah dilakukan pembibitan. Termasuk tabebuya.
Koordinator Kebun Bibit Wonorejo Mochamad Machmud mengatakan, pengajuan permintaan bibit tabebuya dan tanaman perdu hias lainnya meningkat. Banyaknya pengajuan tak hanya berasal dari kalangan instansi dan perkantoran, tapi juga warga dari berbagai kawasan di Surabaya.
”Terutama menjelang hari besar kenegaraan. Kami sudah mengeluarkan lebih dari 1.000 bibit beberapa bulan terakhir,” ungkapnya.
Sementara itu, khusus pengajuan pohon tabebuya mulai marak menjelang musim kemarau. Sebab, tanaman dengan nama ilmiah Handroanthus chrysotrichus tersebut akan merekah saat musim kemarau tiba.
Kategori pohon yang dikirim pun harus memenuhi beberapa syarat. Minimal berdiameter 8 sentimeter. Per bulan, setidaknya ada 500 pohon tabebuya yang dikirim sesuai dengan permintaan. Bukan hanya dari warga, tapi juga instansi tertentu.
”Tapi, kalau tabebuya ini kami juga sesuaikan dengan tata wilayah pemkot. Misalnya, ada kawasan sesuai kategori, ya kami kirim,” ujarnya.
Tabebuya turut andil menjadikan wajah Kota Surabaya terlihat cantik. Warna-warni bunga itu merakah di mana-mana. Terutama di jalur-jalur protokol kota. View itu tak ubahnya seperti di mancanegara saja. Tak ayal, saat bermekaran, banyak warga menjadikannya sebagai spot foto. Bikin mata seger. Indahnya, Surabaya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
