Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Oktober 2021 | 00.39 WIB

Datangi Kantor PDIP Surabaya, Pekerja Seni, Petani, dan Nelayan Curhat

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya di Jalan Setail, Sabtu (2/10) kedatangan sekelompok orang. Mereka adalah anggota komunitas pekerja seni, petani, dan nelayan. Bukan berunjukrasa, melainkan curhat. Mereka berharap dukungan pemerintah di tengah masa sulit pandemi Covid-19.

Kelompok pertama, komunitas Pelaku Seni Nusantara (PSN) Surabaya. Lalu,  pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Surabaya. Kedatangan mereka langsung diterima Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono didampingi sejumlah pengurus lain di antaranya Wimbo Ernanto dan Achmad Hidayat.

Menurut Achmad Sahara, sekretaris PSN Surabaya, selama pandemi para pekerja seni merasakan dampak luar biasa. Pentas untuk aktualisasi diri mandek. Dampaknya, dapur rumah tangga pun kembang-kempis. Kondisi itu terjadi sejak Maret 2020.

“Alhamdullilah, sekarang situasi Surabaya sudah membaik. Kami berharap SWK-SWK (sentra wisata kuliner) bisa dibuka, dan pekerja seni bisa pentas, tentu dengan protokol kesehatan,” ujar Sahara.

Pemain organ itu menyambut baik hajatan di kampung-kampung telah diizinkan setelah melalui asesmen Satgas Covid-19 Pemkot Surabaya. Dengan demikian, semakin bertambah peluang para pekerja seni untuk berkaktivitas dan mendapat penghasilan demi menghidupi keluarga. ‘’Semoga tahun 2022, pemulihan ekonomi berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, kedatangan pengurus KTNA Kota Surabaya untuk meminta akses ke Pemkot Surabaya agar mendapatkan sarana produksi (saprodi) pertanian. Misalnya, bantuan pupuk dan bibit lombok. Selain itu, mereka membutuhkan pendampingan dan penyuluhan dari pemkot. ‘’Dulu, KTNA di Surabaya sejarahnya dibentuk oleh Pemerintah Kota Surabaya,” ujar H. Suyatno, ketua KTNA Kota Surabaya.

Menanggapi itu, Adi Sutarwijono menyatakan bagi para pekerja seni yang terdampak pandemi pihaknya akan mengupayakan bantuan sosial. Kebijakan itu juga merupakan program Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji.

“Apalagi, Pak Eri Cahyadi dan Pak Armuji juga kader kami sehingga kebijakan pemerintahan tentu sepenuhnya diarahkan untuk kesejahteraan warga Kota Surabaya,” ujarnya.

Adapun untuk KTNA Surabaya, Adi menjanjikan rapat dengar pendapat dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Bagian Perekonomian Pemkot Surabaya. Sebagai ketua DPRD, dia akan berkoordinasi dengan Komisi B yang membidanginya.

“Saya yakin komunikasi dan sinergi ini dapat terus dibangun dengan baik, Apakah itu dengan kalangan petani dan nelayan. Kami juga menaruh concern atas perbaikan kesejahteraan para petani dan nelayan,’’ ungkapnya.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore