
Photo
JawaPos.com- Aplikasi WargaKu semakin lengkap. Sejak di-launching akhir Maret lalu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya terus menambah fitur di dalamnya. Saat ini total sudah ada 10 fitur yang tersedia.
Kepala Diskominfo Surabaya M. Fikser menjelaskan, awalnya WargaKu dirancang sebagai wadah pengaduan warga atas problematika pelayanan publik di Surabaya. Kemudian, lewat aplikasi itu, warga juga bisa mengajukan pelayanan kependudukan, pemberdayaan ekonomi, serta perizinan.
Disertakan pula fitur sumbang saran terkait rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Pemkot mengajak warga memberikan masukan pembangunan. Selain itu, terkait isu-isu kesehatan, sosial masyarakat, dan PPID.
”Yang baru kami masukkan wadul sertifikat vaksin (wasitvaksin) serta usul bansos,” jelas Fikser. Fungsi wasitvaksin membantu warga mendapatkan sertifikat vaksinasi. Fitur usul bansos merupakan upaya pemkot mempercepat pengusulan bansos.
Fikser menuturkan, ke depan, jumlah fitur WargaKu terus ditambah. Setiap ada aplikasi anyar milik organisasi perangkat daerah (OPD), langsung ditempatkan di aplikasi WargaKu. ” WargaKu menjadi rumah seluruh aplikasi,” ujarnya.
Tak sekadar melengkapi aplikasi WargaKu. Diskominfo sedang merancang penyatuan seluruh data pemerintahan di Surabaya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
