
RSUD Sidoarjo berganti status dari tipe B menjadi tipe A.
JawaPos.com–RSUD Sidoarjo telah berganti status dari tipe B menjadi tipe A. Dengan status tersebut menjadikan ruang lingkup pelayanan RSUD Sidoarjo berada pada taraf nasional.
Dengan naiknya kelas tersebut kualitas layanan kesehatan ikut meningkat. Di antaranya kelengkapan alat kesehatan dan menambah jumlah tenaga dokter spesialis.
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengatakan, status tersebut juga menjadikan RSUD Sidoarjo satu-satunya rumah sakit milik kabupaten di Indonesia yang bertipe A. Bahkan level tersebut sama dengan RSUD tipe A lainnya seperti RSUD Soetomo Surabaya.
”Berubahnya kelas RSUD Sidoarjo tidak dapat dipisahkan dari standar rumah sakit yang naik. Baik dari segi sarana prasarana maupun sumber daya manusia (SDM) kesehatan serta pelayanan. Termasuk dokter spesialis akan ditambah lagi untuk meningkatkan layanan kesehatan,” kata Ahmad Muhdlor Ali.
Plt Direktur RSUD Sidoarjo Syamsu Rahmadi mengakui dari segi sarana dan prasana sudah sangat baik. Yaitu sudah adanya mesin Magnetic Resonance Imaging (MRI) Tesla tiga.
”Dengan adanya MRI artinya kualitas visualisasi organ lebih baik dan lebih detail. Selain itu, juga ada Radio Terapi Linac untuk pengobatan kanker, serta sudah adanya operasi laparoskopi (bedah dengan sayatan kecil di kulit),” tutur Syamsu Rahmadi.
Dia menambahkan, untuk penyakit kronis lain seperti stroke, RDUD Sidoarjo memiliki alat neurointervensi untuk stroke akut, baik stroke penyumbatan ataupun stroke perdarahan.
”Pasien stroke kami harapkan kecacatan semakin berkurang,” terang Syamsu Rahmadi.
Sedangkan, untuk SDM, Syamsu Rahmadi menjelaskan, pihaknya akan berusaha mempercepat pengadaan dari SDM sub spesialis untuk lebih banyak lagi. Dia menyebut, saat ini, mulai banyak yang datang. Mulai dari ahli bedah onkologi (dua), obgyn onkologi (dua), bedah toraks kardiovaskuler (dua), serta satu yang akan datang konsultan Hemato Onkologi.
”Kami terus berbenah meskipun saat ini belum setara dengan RSUD Soetomo Surabaya, kami akan terus menunjukkan perubahan pelayanan dari kelas B ke kelas A,” papar Syamsu Rahmadi.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
