
Satpol PP Surabaya membuat aplikasi Aplikasi Sapu Jagat (Sistem Pengawasan Terpusat Jaga Kota Surabaya). (ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya)
JawaPos.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya, Jawa Timur memastikan kenyamanan dan keamanan semua tempat di daerah itu melalui Aplikasi Sapu Jagat (Sistem Pengawasan Terpusat Jaga Kota Surabaya), dikutip dari ANTARA.
"Selain itu, aplikasi tersebut juga untuk memastikan di setiap traffic light (TL) tidak ada warga Surabaya yang terganggu, baik dari pengamen dan sebagainya," ujar Kepala Satpol PP Surabaya M Fikser dalam keterangannya di Surabaya, Minggu (3/12).
Menurut dia, aplikasi Sapu Jagat digunakan untuk melakukan pengawasan, pemantauan dan monitoring seluruh personel Satpol PP yang bertugas di lapangan dari hasil titik GPS (Global Positioning System).
Baca Juga: Menyusul Korea Utara, Korea Selatan Luncurkan Satelit Mata-Mata sebagai Imbas Perjanjian yang Dilanggar
"Aplikasi Sapu Jagat kami gunakan untuk melakukan pelacakan titik lokasi petugas Satpol PP di lapangan. Pelacakan dilakukan berdasarkan wilayah atau zona yang telah ditentukan," kata Fikser.
Selain itu, kata dia, Aplikasi Sapu Jagat juga bertujuan untuk memastikan pejalan kaki di Surabaya merasa aman dan nyaman ketika berjalan di pedestrian, termasuk memastikan bahwa pedagang kaki lima (PKL) bisa berjualan tanpa mengganggu pedestrian.
Ia mengatakan aplikasi Sapu Jagat dilengkapi berbagai fitur canggih, di antaranya pelacakan nama dan lokasi petugas Satpol PP di lapangan. Juga, pemantauan jarak tempuh yang dilalui oleh petugas tersebut.
Baca Juga: Real Madrid Kembali Rebut Puncak Klasemen Liga Spanyol Usai Kalahkan Granada 2-0
"Aplikasi ini terhubung telepon genggam petugas di lapangan. Nah, ketika petugas akan menjalankan tugas, dia harus mengaktifkan GPS lokasi dan itu langsung terhubung dengan administrasi," ucapnya.
Fikser berharap dengan aplikasi Sapu Jagat, petugas Satpol PP dapat lebih efektif dalam menjalankan tugasnya di lapangan. Sehingga, keamanan dan kenyamanan warga dapat terjaga sebagaimana harapan dan keinginan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
"Kami berharap dengan adanya aplikasi ini, kami bisa lebih efektif dalam menjalankan tugas kami. Sehingga, keamanan dan kenyamanan warga Surabaya dapat terjaga," katanya.
Baca Juga: Hasil Pertandingan AC Milan vs Frosinone Gelaran Serie A Skor 3-1, Rossoneri Tunjukkan Taring di San Siro
Ia menambahkan aplikasi Sapu Jagat ke depan tidak hanya digunakan oleh jajaran Satpol PP Surabaya, namun juga diterapkan oleh seluruh perangkat daerah (PD) di lingkup Pemkot Surabaya yang memiliki jumlah personel banyak di lapangan.
"Ke depan aplikasi ini bukan hanya untuk Satpol PP, tetapi semua PD yang memiliki banyak personel, akan mendapatkan aplikasi ini untuk melakukan monitoring kepada seluruh Satgas anggota yang ada di lapangan," katanya.
Baca Juga: Anthony Gordon Jadi Pahlawan Usai Kandaskan MU 1-0, Newcastle Gagalkan Peluang Red Devils Naik Klasemen
Sekarang ini, kata dia, waktunya teknologi mendukung kinerja para petugas di lapangan. Sebab, tentu tidak mungkin dengan luas wilayah Surabaya hanya ditangani menggunakan tenaga manusia.
"Keterbatasan personel, luas wilayah dan tingkat permasalahan yang cukup besar, teknologi menjadi solusi yang cukup baik untuk membantu tugas-tugas kami," katanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
