Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Desember 2023 | 01.44 WIB

Puskesmas Surabaya Jabarkan Sasaran untuk Layanan Pencegahan HIV AIDS dengan PrEP

Pengembangan Layanan Puskesmas Kedurus (Instagram/@sehatsurabayaku) - Image

Pengembangan Layanan Puskesmas Kedurus (Instagram/@sehatsurabayaku)

JawaPos.com – Dalam rangka memperingati hari AIDS sedunia pada Jumat (1/12), Puskesmas Surabaya dan Dinkes Surabaya mengadakan serangkaian kegiatan.

Kegiatan yang dilakukan oleh Puskesmas Surabaya dan Dinkes ini bertujuan untuk memberikan layanan pencegahan penyebaran virus HIV AIDS, terutama di Surabaya.

Layanan pencegahan ini mengacu pada beberapa kelompok sasaran yang pantas mendapatkan PrEP atau Profilaksis Pra Pajanan.

Dalam unggahan Instagram @sehatsurabayaku menyebutkan, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari tema yang diberikan oleh Dinas Kesehatan Surabaya yakni “Let’s Communitas Lead”.

Yang maksudnya adalah bergerak bersama komunitas yang menggandeng sejumlah lembaga masyarakat dalam upaya penanggulangan pencegahan HIV dan AIDS.

Adapun lembaga masyarakat yang ikut andil dalam program ini adalah Dinkes Jawa Timur bersama Aliansi Surabaya Peduli AIDS (ASPA).

Kemudian ada KDS Sahabat Bersama, Kelompok Dukungan Sebaya, Peer Edukator, Satgas TBC, Jaringan Indonesia Positif sampai WHO.

Dalam unggahan foto rangkaian kegiatan yang ada di Instagram @sehatsurabayaku, Dinas Kesehatan Surabaya sedang melakukan pengembangan layanan di berbagai Puskesmas di Surabaya.

Assessment atau penilaian pengembangan layanan tersebut terkait PrEP (Pre Exposure Profilaksis) sedang dilaksanakan di Puskesmas Jagir, Kedurus, dan Klinik PKBI.

PrEP sendiri merupakan penggunaan obat Antiretroviral (ARV) agar menghindari orang yang berisiko HIV AIDS terhindar dari penyakit itu.

Orang yang akan diberi PrEP sendiri adalah orang yang memiliki resiko tinggi untuk tertular HIV AIDS, namun masih dalam tahap negatif atau belum terpapar.

Dalam pengertian tersebut, Puskesmas Surabaya dan Dinkes Surabaya telah menjabarkan orang yang menjadi sasaran pengobatan PrEP.

Orang tersebut antara lain laki-laki yang berhubungan seksual dengan laki-laki (LSL), wanita pekerja seks juga waria.

Kemudian ada para pengguna NAPZA suntik, serta orang yang memiliki pasangan seksual dengan status HIV positif.

Tujuan kegiatan ini adalah dengan memberikan layanan PrEP yang dapat diminum secara rutin oleh para sasaran, yang akan melindungi dan mencegah penularan tersebut.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore