Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 November 2023 | 22.14 WIB

Tiap Jumat, Siswa SMP Negeri di Surabaya Wajib Berbahasa Inggris

Kepala Dispendik Surabaya Yusuf Masruh. - Image

Kepala Dispendik Surabaya Yusuf Masruh.

JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau kepada seluruh SMP negeri di Kota Pahlawan bahwa dalam sehari terbiasa berbahasa Inggris saat berinteraksi. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing bagi pelajar Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan imbauan tersebut berlaku setiap Jumat. Karena itu, dia meminta Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya untuk memperhatikan kesiapan sekolah dalam membudayakan kebiasaan sehari berbahasa Inggris di ruang pendidikan Kota Surabaya.

”Mungkin tiap Jumat, ini kita mulai, kalau tidak maka kita akan tertinggal. Sekolah negeri menggunakan bahasa Inggris dari cara mengajar atau kalau tidak, guru mengajar pakai bahasa Indonesia, lalu ketika jam istirahat guru maupun siswa berinteraksi menggunakan bahasa Inggris,” kata Wali Kota Eri, Rabu (29/11).

Wali Kota Eri mengaku, imbauan tersebut berasal dari keinginan para pelajar di Kota Pahlawan. Para pelajar mulai menyadari pentingnya kemampuan berbahasa asing untuk mempererat hubungan persahabatan di tingkat internasional.

”Tapi ternyata pemikiran itu sudah ada di anak-anak SMP, ini luar biasa karena anak-anak sudah mulai menyadari ketika dewasa, dia harus bersaing di tingkat internasional. Sebab, bahasa internasional adalah bahasa Inggris, hari ini mereka mulai memahami hal itu,” ungkap Eri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Yusuf Masruh mengatakan, terkait imbauan sehari berbahasa Inggris di ruang pendidikan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan seluruh SMP negeri di Kota Pahlawan.

”Kita bisa terapkan pada Jumat. Karena Jumat itu kegiatan anak-anak sudah lumayan longgar sehingga lebih leluasa untuk berkomunikasi antar teman. Alhamdulillah saya sudah koordinasi dengan teman-teman kepala sekolah, dan responsnya bagus,” kata Yusuf.

Dia mengaku, pada implementasi sehari berbahasa Inggris akan dibangun anak-anak ketika berkomunikasi dengan antar teman. Harapannya, kosa kata mereka akan bertambah.

”Semakin banyak kosa kata, semakin mereka lancar berbahasa Inggris. Jam pelajaran bahasa Inggris juga akan dimaksimalkan,” ungkap Yusuf.

Meski demikian, untuk menggugah kebiasaan berbahasa asing, sementara waktu pihaknya tidak mempermasalahkan penggunaan tata bahasa atau grammar. Sebab, Dispendik Kota Surabaya ingin menggugah ketertarikan siswa dalam meningkatkan kemampuan berbahasa asing.

”Mulai dari sederhana seperti good morning (selamat pagi), akan tertata sendiri. Nanti guru-guru pun tertarik dan terlatih,” ucap Yusuf.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore