Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 November 2023 | 12.40 WIB

Polda Jatim Klaim Tembakkan Gas Air Mata karena Suporter Beringas usai Laga Gresik United Vs Deltras FC

Caption foto : Penggunaan gas air mata oleh aparat kepolisian pada kericuhan liga Gresik United vs Deltras Sidoarjo. - Image

Caption foto : Penggunaan gas air mata oleh aparat kepolisian pada kericuhan liga Gresik United vs Deltras Sidoarjo.

JawaPos.com–Aparat kepolisian mengaku terpaksa menembakkan gas air mata karena suporter yang semakin beringas usai laga Gresik United melawan Deltras FC pada laga lanjutan Liga 2 Indonesia. Kericuhan suporter itu terjadi di luar Stadion Gelora Joko Samudro, Minggu (19/11) sore.

”Alasannya karena eskalasi kericuhan, suporter makin beringas,” kata Kabidhumas Polda Jawa Timur Kombespol Dirmanto seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Senin (20/11) dini hari.

Dia mengakui, ada Peraturan Kapolri (Perkapolri) Nomor 10/2022 yang melarang penggunaan gas air mata dalam pengamanan laga sepak bola. Namun, gas air mata dilarang jika digunakan di dalam stadion.

”(Pelarangan) itu di dalam stadion,” ucap Dirmanto.

​​​​​Lebih lanjut, perwira dengan tiga melati emas itu menjelaskan, Polda Jatim bersama Polres Gresik langsung melakukan olah tempat kejadian perkara di area Stadion Gelora Joko Samudro. Olah TKP tersebut dipimpin Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Kombespol Totok Suharyanto.

”Malam ini langsung dilakukan olah TKP yang dipimpin Dirreskrimum Polda Jatim,” ujar Dirmanto.

Sebelumnya, sejumlah oknum suporter bentrok dengan pihak keamanan usai laga antara Gresik United melawan Deltras FC pada laga lanjutan putaran kedua Liga 2 Indonesia musim 2023/2024 di luar Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) Gresik, Minggu (19/11) sore.

Berdasar kabar yang diterima melalui pesat WhatsApp (WA), kerusuhan bermula saat suporter tuan rumah ingin melakukan demo di depan pintu VIP menyuarakan kekecewaan atas kekalahan tim. Namun, demo tersebut dihalau petugas keamanan dan situasi makin memanas saat oknum suporter melakukan pelemparan batu.

Petugas yang tersulut kemudian merespons balik dengan tindakan tegas yang membuat ratusan suporter panik kemudian berlarian. Untuk mengendalikan massa, pihak kepolisian terpaksa melepas tembakan gas air mata. Akibat peristiwa tersebut setidaknya 10 orang anggota polisi serta tujuh orang suporter mengalami luka ringan.

Sementara dalam laga itu Gresik United harus mengakui keperkasaan Deltras FC usai dikalahkan dengan skor 1-2 dalam laga lanjutan putaran kedua Liga 2 Indonesia, di Stadion Gejos Gresik, Minggu (19/11) sore.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore