
Pemkot Surabaya gelar Pameran Cross Musea dengan tema Keberagaman Nusantara, di area Lapangan Monumen Tugu Pahlawan, Kamis (16/11).
JawaPos.com–Masih dalam suasana memperingati Hari Pahlawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Pameran Cross Musea dengan tema Keberagaman Nusantara, di area Lapangan Monumen Tugu Pahlawan, Kamis (16/11). Pameran turut diikuti museum-museum dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Bandung, Jogjakarta, Medan, dan Bali.
Pemkot ingin menggalakkan kembali minat generasi muda berkunjung ke museum. Sebab, museum berperan penting dalam memberikan edukasi sejarah guna memperkuat identitas bangsa, serta pengembangan potensi budaya di Indonesia.
”Pesan dari Bapak Wali Kota, agenda yang diikuti 12 museum ini agar anak-anak kami di tingkat SD dan SMP bisa mengetahui sejarah negeri, budaya, serta masa-masa perjuangan saat masa prasejarah, kerajaan, sampai menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji, mewakili Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Dengan demikian, menurut dia, para pelajar di Kota Pahlawan diharapkan dapat lebih memahami identitas bangsa melalui nilai-nilai luhur nenek moyang yang diwariskan kepada generasi selanjutnya.
”Kita kuatkan agar tidak mudah mengikuti budaya bangsa lain. Jangan sampai aktivitas keseharian mereka berubah dan mengikuti budaya lain. Karena orang Indonesia memiliki budaya yang kuat dan tidak mudah tergoda budaya bangsa lain,” tutur Agus Imam Sonhaji.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya Wiwiek Widayati mengatakan, dalam rangkaian memperingati Hari Pahlawan 2023, pemkot menggelar Pameran Cross Musea hingga 16-19 November di area Lapangan Monumen Tugu Pahlawan.
”Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan keberadaan dan koleksi museum yang ada di Indonesia. Serta menumbuhkan kecintaan anak-anak agar lebih mengetahui identitas Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Wiwiek.
Para pengunjung yang hendak menyaksikan koleksi Pameran Cross Musea, dapat langsung datang ke area Lapangan Monumen Tugu Pahlawan. Pada 16 dan 19 November, pameran akan dibuka mulai pukul 08.00-16.00 WIB, sedangkan pada akhir pekan 17-18 November dibuka mulai 08.00-21.00 WIB. Pada akhir pekan juga digelar Night at The Museum di Museum 10 November.
Turut berpartisipasi 12 museum tersebut, yakni Museum Manusia Purba Sangiran, Museum Geologi Bandung, Museum Airlangga Kota Kediri, Museum Daerah Tulungagung, Museum Angkut Kota Batu, Museum Brawijaya Malang, Museum TNI AL Loka Jala Crana AAL, Museum Sonobudoyo Jogjakarta, Museum Perkebunan Indonesia Medan, Museum Jawa Tengah Ranggawarsita, Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan, dan UPTD Museum Bali.
Wiwiek menambahkan, Pameran Cross Musea itu merupakan bagian dari komoditas industri pariwisata yang ditawarkan Pemkot Surabaya. ”Masyarakat silakan mengunjungi pameran pada 16-19. Anda akan menemukan tentang perkembangan dan peradaban Indonesia yang bisa mengingatkan jati diri kita sebagai Bangsa Indonesia,” terang Wiwiek.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
