Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 November 2023 | 03.27 WIB

Cegah Banjir di Surabaya, Pemkot Bersama PDAM Geser Pipa di Manukan

Pengerjaan saluran drainase di kawasan Kecamatan Tandes dan Sambikerep. - Image

Pengerjaan saluran drainase di kawasan Kecamatan Tandes dan Sambikerep.

JawaPos.com–Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya melakukan pengerjaan saluran drainase di kawasan Kecamatan Tandes dan Sambikerep. Tujuan dari pembuatan saluran drainase itu adalah untuk mencegah terjadinya banjir di wilayah tersebut.

Sebelum pengerjaan saluran drainase di kawasan itu dilakukan, DSDABM Kota Surabaya telah melakukan pemetaan lokasi untuk memastikan tidak ada utilitas yang mengganggu pengerjaan saluran drainase. Pemetaan tersebut, tidak hanya dilakukan DSDABM, akan tetapi turut melibatkan PDAM Surya Sembada Kota Surabaya dan pemilik utilitas.

Kepala Bidang (Kabid) Drainase DSDABM Kota Surabaya Windo Gusman Prasetyo mengatakan, survei lokasi pembangunan saluran drainase itu dilakukan bersama. DSDABM Kota Surabaya telah menyiapkan lubang yang akan digunakan untuk saluran drainase.

”Kita sudah menyiapkan lubang-lubang untuk pengetesan, apakah di dalamnya itu ada seperti (saluran air) PDAM atau kabel utilitas yang lain. Nah ternyata ada pipa PDAM, lalu kita rapatkan dengan PDAM dan Telkom,” kata Windo, Kamis (9/11).

Hasil rapat tersebut, Windo melanjutkan, posisi pipa PDAM ukuran 250 mm di dalam jalur pembangunan saluran drainase itu harus digeser. Setelah itu, PDAM sepakat untuk melakukan pergeseran pipa air.

”Pipa air PDAM itu harus digeser agar tidak menghalangi proses pengerjaan saluran drainase, terpaksa harus memutus sementara aliran air. Jadi pada saat kita menggali saluran tersebut untuk pemasangan box culvert, itu juga bersamaan dengan pengerjaan menggeser pipa PDAM tersebut. Bukan saat kita kerja membocorkan pipa, bukan. Kita nggak pernah membocorkan pipa,” jelas Windo.

Windo menegaskan, selama pengerjaan saluran drainase di Manukan Tama tidak ada pipa yang mengalami kebocoran akibat dari pembangunan, sehingga menyebabkan air yang mengalir ke rumah warga terhenti. Tetapi, pipa PDAM di jalur pembangunan saluran drainase itu digeser agar tidak menghalangi pemasangan drainase.

DSDABM melakukan percepatan pembangunan saluran drainase itu. Namun pengerjaan itu dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian agar tidak mengganggu utilitas dan pipa PDAM di kawasan itu.

Windo mengungkapkan, selama proses pengerjaan saluran drainase, DSDABM juga berkoordinasi dengan kecamatan dan kelurahan untuk melakukan sosialisasi kepada warga. ”Kita minta kepada kelurahan dan kecamatan untuk membantu menjelaskan kepada warga, bahwa ada pergeseran pipa PDAM. Sebelum pengerjaan kita juga sudah melakukan sosialisasi kepada warga,” papar Windo Gusman Prasetyo.

Manajer Tata Usaha dan Hubungan Masyarakat (Humas) PDAM Surya Sembada Kota Surabaya Binurwati Fitri mengatakan, PDAM bergerak cepat menindaklanjuti dampak pembangunan saluran drainase atau box culvert di kawasan tersebut.

Pipa PDAM yang terdampak pembangunan tersebut yaitu ukuran 250 mm dengan diameter 150 mm.

”Jadi yang rusak adalah pipa sambungan dari pipa utama yang menuju ke persil-persil pelanggan itu. Jadi bukan pipa utama,” terang Fitri.

Selain perbaikan pipa, PDAM Surya Sembada juga menyuplai air bersih ke rumah-rumah warga yang terdampak menggunakan truk tangki. Mulai 1-6 November, PDAM telah mengirim bantuan sebanyak 72 truk tangki air dengan kapasitas 5.000 liter dan 4.000 liter. Sebanyak 329.000 liter air telah dikirim ke rumah warga terdampak gangguan air di wilayah Manukan dan sekitarnya.

Dia menjelaskan, sebelum dilakukan pengerjaan saluran, Pemkot Surabaya, PDAM, dan pihak ketiga, telah berkoordinasi untuk memastikan titik-titik rawan yang terdapat pipa saluran air PDAM. Beberapa titik yang terdapat pipa air PDAM itu di antaranya di kawasan Manukan, Tengger Kandangan, Candi Lontar, dan sekitarnya.

”Kami menyampaikan permohonan maaf atas gangguan air yang terjadi. Upaya untuk distribusi air akan kami lakukan sampai air lancar dan bersih kembali. Atas perhatian dan kerja sama dari pelaksana proyek drainase, warga, pihak kecamatan, kelurahan tokoh masyarakat setempat, dan dinas terkait, kami menyampaikan terima kasih,” ucap Binurwati Fitri.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore