
EVAKUASI: Jenazah Bernadette Caroline Angelica Harianto dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk diotoptis kemarin.
JawaPos.com - Hingga tadi malam, polisi masih menduga Bernadette Caroline Angelica Harianto meninggal karena bunuh diri. Dugaan itu cukup kuat setelah mempelajari lokasi kejadian. Misalnya, berbagai barang korban masih tertata rapi di dalam mobil.
”Nggak ada yang terlihat berantakan,” ujar Kanitreskrim Polsek Waru AKP Ahmad Yani saat menunggu proses otopsi di RS Bhayangkara Polda Jatim tadi malam.
Berdasar analisisnya, korban diduga sengaja bunuh diri. Dia menutup kepalanya dengan kresek agar tidak ada oksigen yang masuk. Lalu, memasukkan slang yang tersambung dengan tabung gas helium.
Gas itu, lanjut dia, dalam sejumlah literatur disebutkan bisa membuat orang yang menghirupnya dalam waktu tertentu akan meninggal dengan tenang. Kandungannya bisa membuat kehilangan kesadaran dengan cepat. ”Mengurangi rasa sakit,” sebutnya.
Namun, kata Yani, pihaknya tetap akan mendalami berbagai kemungkinan lain. Karena itu, dilakukan otopsi terhadap jenazah korban. ”Hasilnya akan menjadi dasar pijakan dalam melakukan pendalaman,” ungkapnya.
Yani belum bisa memastikan alasan korban memilih tempat bunuh diri yang jauh dari tempat tinggalnya. Hanya, menurut analisisnya, pemilihan lokasi juga tidak dilakukan asal-asalan. Korban diduga sengaja memilih tempat itu karena areanya terbuka. ”Kemungkinan bisa ditemukan lebih cepat,” terangnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan, korban selama ini dikenal sebagai pribadi yang cerdas. IPK-nya ketika kuliah 3,8. Dia saat ini juga menjadi asisten dosen.
Sementara itu, sumber Jawa Pos di kepolisian menjelaskan, faktor pendukung lain bunuh diri adalah dua lembar surat wasiat yang ditemukan. Di dalamnya terdapat pesan yang ditujukan ke sejumlah orang. Mulai ibu, paman, kakak, adik, hingga teman. Untuk sang ibu, jelas dia, korban sempat mengucapkan terima kasih karena selama ini sudah dilindungi. (edi/c19/oni)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
