Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 November 2023 | 21.30 WIB

Diduga Bunuh Diri, Mahasiswi Kedokteran Hewan Unair Gunakan Helium untuk Kurangi Rasa Sakit

EVAKUASI: Jenazah Bernadette Caroline Angelica Harianto dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk diotoptis kemarin. - Image

EVAKUASI: Jenazah Bernadette Caroline Angelica Harianto dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk diotoptis kemarin.

JawaPos.com - Hingga tadi malam, polisi masih menduga Bernadette Caroline Angelica Harianto meninggal karena bunuh diri. Dugaan itu cukup kuat setelah mempelajari lokasi kejadian. Misalnya, berbagai barang korban masih tertata rapi di dalam mobil.

”Nggak ada yang terlihat berantakan,” ujar Kanitreskrim Polsek Waru AKP Ahmad Yani saat menunggu proses otopsi di RS Bhayangkara Polda Jatim tadi malam.

Berdasar analisisnya, korban diduga sengaja bunuh diri. Dia menutup kepalanya dengan kresek agar tidak ada oksigen yang masuk. Lalu, memasukkan slang yang tersambung dengan tabung gas helium.

Gas itu, lanjut dia, dalam sejumlah literatur disebutkan bisa membuat orang yang menghirupnya dalam waktu tertentu akan meninggal dengan tenang. Kandungannya bisa membuat kehilangan kesadaran dengan cepat. ”Mengurangi rasa sakit,” sebutnya.

Namun, kata Yani, pihaknya tetap akan mendalami berbagai kemungkinan lain. Karena itu, dilakukan otopsi terhadap jenazah korban. ”Hasilnya akan menjadi dasar pijakan dalam melakukan pendalaman,” ungkapnya.

Yani belum bisa memastikan alasan korban memilih tempat bunuh diri yang jauh dari tempat tinggalnya. Hanya, menurut analisisnya, pemilihan lokasi juga tidak dilakukan asal-asalan. Korban diduga sengaja memilih tempat itu karena areanya terbuka. ”Kemungkinan bisa ditemukan lebih cepat,” terangnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, korban selama ini dikenal sebagai pribadi yang cerdas. IPK-nya ketika kuliah 3,8. Dia saat ini juga menjadi asisten dosen.

Sementara itu, sumber Jawa Pos di kepolisian menjelaskan, faktor pendukung lain bunuh diri adalah dua lembar surat wasiat yang ditemukan. Di dalamnya terdapat pesan yang ditujukan ke sejumlah orang. Mulai ibu, paman, kakak, adik, hingga teman. Untuk sang ibu, jelas dia, korban sempat mengucapkan terima kasih karena selama ini sudah dilindungi. (edi/c19/oni)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore