
SKALA NASIONAL: Proyek pembangunan smelter hilirisasi tembaga milik PT Freeport Indonesia yang berada di JIIPE. Akan ada industri hilir timah yang dibangun di Gresik.
JawaPos.com - Proyek strategis nasional bidang hilirisasi industri bakal ada lagi di Kabupaten Gresik. Setelah hilirisasi tembaga milik PT Freeport Indonesia, Gresik dipilih untuk industri hilir hasil tambang timah. Saat ini tahapan sampai kajian wilayah.
Ada tiga kawasan industri yang dilirik untuk industri timah tersebut. Yakni, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Kawasan Industrial Maspion (KIM), dan Kawasan Industri Gresik (KIG).
Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemkab Gresik Agung Endro Utomo mengatakan, saat ini tahapan baru sampai kajian wilayah. Namun, dari skala nasional yang dipilih untuk industri hilir timah adalah Gresik.
Pihaknya berharap rencana tersebut bisa terealisasi. Mengingat, selama ini 96 persen tin ingot atau timah batangan diekspor ke luar negeri. Hanya 4 persen untuk kebutuhan dalam negeri. ’’Gresik memang paling strategis karena itu dipilih untuk kajian,” ucap Agung.
Agung mengungkapkan, dalam kajian yang dilakukan pemerintah pusat itu, bahan baku tin ingot mencapai 70–80 ribu ton per tahun. Sedangkan penyerapan tin ingot melalui hilirisasi ini bisa 25 ribu ton.
Industri hilir timah akan memiliki tiga komponen. Yakni, tin solder, tin ribbon, dan tin chemical. Alasan dipilihnya Gresik untuk industri hilir timah lantaran dekat dengan off taker hingga kesiapan infrastruktur pendukung. ’’Kemarin paling cocok ya di JIIPE. Tapi, ini baru tahap kajian,” katanya.
Mantan camat Gresik tersebut menyampaikan, selain untuk produksi dalam negeri, agenda hilirisasi timah juga untuk kebutuhan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Berdasar Undang-Undang No 3 Tahun 2022, rencana induk IKN mengusulkan 100 persen kebutuhan listrik dipasok energi terbarukan. Misalnya pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
’’Dengan adanya hilirisasi di Gresik tentu akan berdampak pada investasi. Terutama yang berdampak langsung ke masyarakat nanti adalah pertumbuhan ekonomi kemasyarakatan. Kami berharap rencana proyek ini terealisasi,” ucapnya. (son/c17/diq)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
