Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Oktober 2023 | 18.16 WIB

Setelah Hilirisasi Tembaga Milik Freeport Indonesia, Gresik Kandidat Hilirisasi Industri Timah

SKALA NASIONAL: Proyek pembangunan smelter hilirisasi tembaga milik PT Freeport Indonesia yang berada di JIIPE. Akan ada industri hilir timah yang dibangun di Gresik. - Image

SKALA NASIONAL: Proyek pembangunan smelter hilirisasi tembaga milik PT Freeport Indonesia yang berada di JIIPE. Akan ada industri hilir timah yang dibangun di Gresik.

JawaPos.com - Proyek strategis nasional bidang hilirisasi industri bakal ada lagi di Kabupaten Gresik. Setelah hilirisasi tembaga milik PT Freeport Indonesia, Gresik dipilih untuk industri hilir hasil tambang timah. Saat ini tahapan sampai kajian wilayah.

Ada tiga kawasan industri yang dilirik untuk industri timah tersebut. Yakni, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Kawasan Industrial Maspion (KIM), dan Kawasan Industri Gresik (KIG).

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemkab Gresik Agung Endro Utomo mengatakan, saat ini tahapan baru sampai kajian wilayah. Namun, dari skala nasional yang dipilih untuk industri hilir timah adalah Gresik.

Pihaknya berharap rencana tersebut bisa terealisasi. Mengingat, selama ini 96 persen tin ingot atau timah batangan diekspor ke luar negeri. Hanya 4 persen untuk kebutuhan dalam negeri. ’’Gresik memang paling strategis karena itu dipilih untuk kajian,” ucap Agung.

Agung mengungkapkan, dalam kajian yang dilakukan pemerintah pusat itu, bahan baku tin ingot mencapai 70–80 ribu ton per tahun. Sedangkan penyerapan tin ingot melalui hilirisasi ini bisa 25 ribu ton.

Industri hilir timah akan memiliki tiga komponen. Yakni, tin solder, tin ribbon, dan tin chemical. Alasan dipilihnya Gresik untuk industri hilir timah lantaran dekat dengan off taker hingga kesiapan infrastruktur pendukung. ’’Kemarin paling cocok ya di JIIPE. Tapi, ini baru tahap kajian,” katanya.

Mantan camat Gresik tersebut menyampaikan, selain untuk produksi dalam negeri, agenda hilirisasi timah juga untuk kebutuhan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Berdasar Undang-Undang No 3 Tahun 2022, rencana induk IKN mengusulkan 100 persen kebutuhan listrik dipasok energi terbarukan. Misalnya pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

’’Dengan adanya hilirisasi di Gresik tentu akan berdampak pada investasi. Terutama yang berdampak langsung ke masyarakat nanti adalah pertumbuhan ekonomi kemasyarakatan. Kami berharap rencana proyek ini terealisasi,” ucapnya. (son/c17/diq)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore