
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meresmikan rumah pomba di Jambangan Surabaya, Jumat (27/10/2023).
JawaPos.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengharapkan dua rumah pompa baru di Elveka Kebonsari dan SWK Karah Jambangan menjadi solusi mengatasi banjir di Surabaya bagian selatan. "Rumah pompa itu untuk menarik pembuangan ke sungai yang terdekat, sehingga kita butuh aliran-aliran itu," kata Eri Cahyadi saat meresmikan rumah pomba di Jambangan Surabaya, Jumat (27/10).
Menurutnya, rumah pompa tersebut merupakan bagian dari program penanganan banjir yang digarap oleh pemerintah kota (pemkot) di wilayah Surabaya selatan. Pembangunan rumah pompa baru sudah kewajiban dan tugas pemkot dalam menanggulangi banjir. Dia memastikan, dua rumah pompa ini bisa mengatasi banjir di kawasan Jambangan dan sekitarnya ketika curah hujan tinggi, sebab air akan mudah dialirkan menuju ke sungai.
Menurutnya, untuk mengatasi banjir atau genangan di Kota Surabaya, tidak bisa jika hanya mengandalkan gravitasi. Apabila hanya mengandalkan gravitasi, maka akan timbul potensi terjadinya banjir atau genangan, sebab air yang mengalir melalui saluran akan lebih lama menuju ke sungai.
"Sehingga dipotong-potong ini (alirannya), untuk mempercepat aliran airnya menuju ke sungai yang terdekat. Insya Allah, dengan diresmikannya dua rumah pompa ini, wilayah Jambangan, Ketintang, dan sekitarnya (banjir) sudah bisa terkurangi, harapan saya sudah tidak ada lagi banjir di wilayah ini," ujar Eri Cahyadi.
Dua rumah pompa yang digarap oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya itu, masing-masing dibekali dua unit pompa drainase yang memiliki kapasitas total 6 meter kubik per detik. Tak hanya itu, keduanya juga dilengkapi satu unit pompa sludge (penyedot lumpur) dengan kapasitas 0,5 meter kubik per detik.
Meskipun spesifikasinya sama, namun rumah pompa ini memiliki tugas layanan yang berbeda. Rumah pompa Elveka Kebonsari, akan melayani wilayah Avour (sistem drainase) Wonorejo, Ketintang Madya, Ketintang Selatan Raya, Saluran Kebonagung, Saluran Ketintang Madya 2, Saluran Ketintang Madya 7, dan Ketintang Permai.
Sedangkan rumah pompa SWK Karah, akan melayani wilayah Jalan Karah Agung, Jalan Bibis Karah, Jalan Karah, Perumahan Karah Indah 1, Perumahan Karah Indah 2, dan Avour Wonorejo sisi Karah Agung.
"Semoga ini bisa jadi solusi, bagaimana kita bisa atasi banjir yang ada di wilayah Ketintang, Jambangan dan sekitarnya," ungkap Cak Eri - sapaan akrabnya.
Selain mencegah banjir dan genangan menggunakan rumah pompa, sebelum memasuki musim penghujan pada akhir tahun mendatang, Wali Kota Eri telah mempersiapkan strategi lain, yakni dengan penandatanganan surat komitmen bersama seluruh ketua RT, RW, LPMK, camat, lurah, serta jajaran kepala PD di lingkungan Pemkot Surabaya. Di dalam surat komitmen tersebut, tercantum data wilayah perkampungan mana saja yang masih terjadi banjir dan genangan.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
