Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Oktober 2023 | 06.14 WIB

Jelang Nataru 2023/2024, KAI Daop 8 Surabaya Lakukan Inspeksi Lintas Mojokerto - Surabaya Gubeng

Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya Wisnu Pramudyo pimpin inspeksi dari Stasiun Mojokerto hingga Stasiun Surabaya Gubeng memastikan keamanan perjalanan kereta api. - Image

Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya Wisnu Pramudyo pimpin inspeksi dari Stasiun Mojokerto hingga Stasiun Surabaya Gubeng memastikan keamanan perjalanan kereta api.

JawaPos.com–PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya melakukan inspeksi dari Stasiun Mojokerto hingga Stasiun Surabaya Gubeng menggunakan Lori Inspeksi. Pemeriksaan dipimpin Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya Wisnu Pramudyo dan diikuti unit operasional hingga unit pelayanan.

Kegiatan inspeksi itu menitikberatkan pengecekan fasilitas operasional, fasilitas pendukung perjalanan KA, hingga kemampuan SDM dalam mengamankan dan menjaga perjalanan KA agar siap operasi. Terlebih, saat ini kondisi cuaca yang sangat panas, yang dapat memengaruhi kondisi material fasilitas operasi dan juga fokus dari petugas.

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, pada inspeksi kali ini terdapat 8 hal yang menjadi objek pemeriksaan. Yakni kelengkapan administrasi, fasilitas stasiun, kemampuan petugas dalam hal darurat, serta prasarana pendukung perjalanan kereta api. Di antaranya jalur, jembatan, wesel, hingga mencari potensi bahaya di sepanjang jalur kereta. Mulai dari Stasiun Mojokerto, Tarik, Kedinding, Krian, Boharan, Sepanjang, Wonokromo, dan Surabaya Gubeng.

Luqman menambahkan, KAI memiliki Standard Operasional Procedure (SOP) sebelum petugas memulai dinas setiap hari, sesuai masing-masing bagian di setiap wilayah kerja.

”Namun demikian, kontrol pimpinan kepada bawahan tetap diperlukan dalam menjamin keselamatan perjalanan kereta api, serta mendengar kendala apa saja yang dihadapi dan bagaimana solusi yang diberikan,” terang Luqman.

Pada kegiatan inspeksi, jajaran manajemen tidak hanya berfokus terhadap peralatan pendukung kerja. namun, juga melakukan diskusi serta memberikan pembinaan dan arahan kepada petugas mulai dari tingkat kepala stasiun hingga bawahannya.

”Jajaran manajemen KAI Daop 8 melakukan inspeksi untuk memastikan secara langsung bahwa pemeliharaan dan pengendalian risiko keselamatan di area stasiun serta lingkungannya sudah dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan teknis perusahaan,” terang Luqman.

Dari hasil pemeriksaan, keseluruhan jalur mulai Stasiun Mojokerto hingga Stasiun Surabaya Gubeng dinyatakan aman. Hal itu dapat dipastikan setelah peninjauan dari beberapa aspek seperti jalur rel, keamanan sekitar jalur dari potensi gangguan, potensi cikal bakal perlintasan sebidang, hingga potensi gangguan dari keamanan ketertiban maupun masyarakat yang masih beraktivitas di jalur kereta api.

Dia menambahkan, KAI Daop 8 Surabaya akan terus melakukan berbagai upaya maksimal dalam menjaga keselamatan dan kelancaran operasional kereta api. Namun, masih diperlukan peran serta masyarakat untuk menjaga keamanan di sekitar jalur KA, maupun mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di jalur KA.

”Secara umum semua fasilitas prasarana perkeretaapian dan keselamatan perjalanan kereta api dalam kondisi baik, termasuk kemampuan SDM dalam mencari solusi sudah sangat mumpuni. Namun, tidak menutup kemungkinan terdapat temuan-temuan terkait fasilitas pelayanan yang tidak baik langsung menjadi perhatian untuk segera dilakukan perbaikan,” ucap Luqman.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore