
SERAHKAN DOKUMEN: Arieshadela mengajukan permohonan visa kunjungan ke Amerika Serikat di Konjen AS, kawasan Citraland, Senin (23/10).
JawaPos.com – Jumlah warga Surabaya yang berlibur ke luar negeri semakin banyak. Malaysia dan Singapura masih menjadi dua destinasi favorit. Ada pula yang menghabiskan waktunya jalan-jalan ke Amerika Serikat.
Peningkatan itu terlihat dari data penumpang internasional di Bandara Internasional Juanda. Pada Januari–September, total 1.514.236 penumpang yang dilayani di Terminal 2 (T2) Juanda.
Sebanyak 312.532 orang adalah penumpang jemaah umrah. Angka itu naik 211 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada Januari–September 2022, penumpang internasional hanya 486.662 orang.
Pemohon visa Amerika Serikat juga naik dari tahun sebelumnya. Kepala Konsuler Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya Thomas C. Weber menuturkan, pada periode Oktober 2022 hingga September 2023, ada 17.000 dokumen visa yang dikeluarkan.
”Ini rekor tertinggi sepanjang Konsulat Jenderal AS di Surabaya berdiri,” tuturnya kemarin (23/10). Rekor tersebut diperkirakan bakal dipatahkan lagi tahun depan.
Menurut Weber, setengah dari total pemohon visa itu berasal dari Surabaya dan area Jawa Timur. ”Sisanya dari Jawa Tengah, Bali, dan Sulawesi,” ujarnya.
Pemohon visa juga didominasi tujuan pariwisata atau mengunjungi keluarga dan perjalanan bisnis. Setidaknya, lebih dari 50 persen pemohon menjelaskan tujuan mereka ke beberapa kota populer di AS.
Misalnya, New York dan Los Angeles, Texas, Chicago, serta Washington DC. ”Saya pikir orang Indonesia suka sekali berkunjung ke banyak kota di AS,” tutur Weber.
Akhir tahun ini, diperkirakan banyak warga Surabaya dan sekitarnya yang bepergian ke luar negeri. Mereka hendak menikmati musim dingin sembari merayakan Natal dan tahun baru. Permintaan paspor jelang masa libur akhir tahun sudah mengalami kenaikan bulan ini.
Kasi Lalu Lintas dan Keimigrasian (Lantaskim) Kanim Tanjung Perak Deny Haryadi mengatakan, tujuan pengurusan paspor kebanyakan untuk pergi berlibur. Diperkirakan, tren tersebut terus meningkat hingga dua bulan ke depan.
”Negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura masih menjadi favorit karena tidak memerlukan visa, hanya paspor,” paparnya.
Menurut Deny, menjelang akhir tahun pengajuan paspor untuk liburan memang sering naik. Pihaknya telah mengantisipasi tingginya permintaan itu.
Misalnya, membuka layanan paspor simpatik sebulan sekali. Sebelumnya, layanan tersebut hanya dibuka saat peringatan hari besar. ”Kuota paspor simpatik ada 50 pengajuan,” tuturnya.
Kanim Tanjung Perak juga membuka layanan jemput bola. Petugas akan datang ke lokasi apabila minimal ada 50 pengajuan paspor yang dilakukan secara bersamaan. Pada hari kerja, Kanim Tanjung Perak bisa melayani hingga 400 pemohon paspor setiap harinya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
